Scroll untuk baca artikel
AcehPemerintah

Mualem Bersama Kapolda dan Ketua DPRA Bahas Mitigasi Bencana

24
×

Mualem Bersama Kapolda dan Ketua DPRA Bahas Mitigasi Bencana

Sebarkan artikel ini
Gubernur Aceh Mualem bersama Kapolda dan Ketua DPRA membahas kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Pewarta Aceh | BANDA ACEH — Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem membahas mitigasi bencana bersama Kapolda Aceh. Pertemuan itu juga melibatkan Ketua DPRA Zulfadhli. Mereka membahas kesiapsiagaan menghadapi potensi peningkatan curah hujan di Aceh.

Pertemuan berlangsung di ruang kerja Gubernur Aceh, Rabu (2/9/2026) sore. Mualem mengingatkan potensi hujan dapat meningkatkan risiko bencana di sejumlah daerah.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

“Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena dapat meningkatkan risiko terjadinya banjir, longsor, dan bencana lainnya di sejumlah wilayah,” kata Mualem.

Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi menyampaikan keterangan tersebut. Ia mengatakan pemerintah perlu melakukan langkah mitigasi sejak dini.

Aceh Waspada Potensi Hujan Lebat

Berdasarkan prakiraan BMKG, Aceh memasuki periode dengan potensi hujan. Curah hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi mulai September 2026.

BMKG sebelumnya mencantumkan Aceh dalam kategori Siaga. Prakiraan tersebut menunjukkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.

BMKG kemudian mengubah status Aceh menjadi Waspada. Kondisi tersebut tetap membutuhkan perhatian pemerintah dan masyarakat.

“Informasi mengenai potensi peningkatan curah hujan harus menjadi perhatian serius bagi seluruh jajaran pemerintah dan unsur terkait,” kata Mualem.

Menurut Mualem, pemerintah perlu mempersiapkan langkah pencegahan sejak sekarang. Upaya tersebut bertujuan mengurangi risiko bencana dan dampaknya terhadap masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita melakukan langkah pencegahan dan mitigasi sedini mungkin agar risiko bencana dan korban di tengah masyarakat dapat kita tekan,” ujarnya.

Pemerintah Diminta Perkuat Koordinasi

Mualem, Kapolda Aceh, dan Ketua DPRA membahas penguatan mitigasi. Mereka juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.

Pemerintah Aceh perlu memastikan kesiapan seluruh unsur terkait. Koordinasi juga perlu mendukung respons cepat ketika bencana terjadi.

Mualem menekankan pentingnya dukungan seluruh unsur Forkopimda Aceh. TNI dan Polri juga perlu bersinergi dengan pemerintah daerah.

Baca Juga: Plt Sekda Aceh Terima Audiensi Forum Pimred Multimedia Indonesia-Aceh

Pemerintah kabupaten dan kota turut memegang peran penting. Instansi teknis juga perlu memperkuat kesiapan sesuai tugas masing-masing.

Kolaborasi tersebut dapat mempercepat respons ketika kondisi darurat muncul. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas dalam setiap langkah penanganan bencana.

Bahas Kondisi Terkini Aceh

Pertemuan tersebut juga membahas berbagai perkembangan di Aceh. Para pihak melakukan koordinasi mengenai sejumlah kondisi terkini daerah.

Komunikasi antarlembaga dinilai penting untuk menjaga stabilitas Aceh. Koordinasi juga membantu pemerintah mengantisipasi berbagai persoalan secara bersama.

Pertemuan itu turut dihadiri Plt Sekda Aceh Taufik. Sekretaris Fraksi Partai Aceh DPR Aceh Hendri Muliana juga hadir.

Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Aceh Kombes Pol Said Anna Fauza turut mengikuti pertemuan. Pemerintah Aceh berkomitmen memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Langkah mitigasi akan terus pemerintah perkuat untuk mengantisipasi risiko. Pemerintah berharap dampak bencana terhadap masyarakat dapat ditekan.