Scroll untuk baca artikel
Aceh BesarHukum & Kriminal

Aksi Pencurian di Gampong Kajhu Berakhir Tragis, Tangan Pelaku Putus Diamuk Korban

508
×

Aksi Pencurian di Gampong Kajhu Berakhir Tragis, Tangan Pelaku Putus Diamuk Korban

Sebarkan artikel ini
Petugas Polsek Baitussalam menangani kasus dugaan pencurian dan pengancaman di Kajhu, Aceh Besar.

PewartaAceh | ACEH BESAR – Kasus pencurian sepeda motor dan tabung gas elpiji menggemparkan warga Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar. Peristiwa mencekam tersebut terjadi pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 03.05 WIB dini hari.

Seorang pria berinisial BT (52) menderita luka parah hingga pergelangan tangannya putus. Kondisi tragis itu terjadi setelah pelaku nekat menyerang pemilik rumah menggunakan sebilah pisau secara membabi buta.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Baitussalam, Iptu Riyan Asriyadi menegaskan langkah hukumnya. Pihak kepolisian berkomitmen penuh mengusut tuntas perkara pencurian yang disertai dengan pengancaman ini.

“Polsek Baitussalam berkomitmen menindaklanjuti kasus pencurian disertai dengan pengancaman yang mengakibatkan yang diduga pelaku pergelangan tangan putus akibat senjata tajam dari tangan masyarakat,” kata Iptu Riyan Asriyadi.

Kronologi Pemilik Rumah Pergoki Maling

Kejadian bermula saat korban bernama Jafaruddin (55) mendengar suara mencurigakan dari arah belakang kediamannya. Jafaruddin yang terbangun langsung mengintip situasi luar melalui celah jendela rumah.

Dia melihat dua orang asing tengah menggasak barang berharga miliknya. Satu orang sedang mengangkat tabung gas elpiji dan rekan pelaku mencoba membobol sepeda motor.

Sadar aksi mereka ketahuan, kedua pencuri tersebut langsung memanjat pagar untuk melarikan diri. Jafaruddin spontan mengejar pelaku sambil meneriakkan kata maling secara berulang kali.

Teriakan keras korban mengundang perhatian warga sekitar yang sedang beristirahat. Puluhan masyarakat langsung mengepung pelaku untuk membantu proses penangkapan di kegelapan malam.

Pelaku Menyerang Gunakan Senjata Tajam

Situasi berubah menjadi sangat menegangkan ketika BT justru mengeluarkan sebilah pisau dapur. Pelaku mencoba menusuk seorang pemuda kampung bernama Zulfian yang menghadangnya menggunakan sebatang kayu.

Jafaruddin sempat memperingatkan pelaku agar segera menjatuhkan senjata tajam yang dia pegang. Namun, pelaku mengabaikan imbauan tersebut dan justru berbalik mengejar Jafaruddin dengan beringas.

Terdesak oleh serangan, Jafaruddin secara tidak sengaja melihat sebilah parang tersangkut di pohon terdekat. Dia langsung mengambil parang tersebut untuk melindungi diri dari ancaman mematikan pelaku.

“Saudara Jakfaruddin diserang oleh terduga pelaku dan mencoba menangkis dengan sebilah parang yang diambilnya dari perpohonan. Saat menangkis serangan, secara reflek tangkisannya mengenai tangan terduga pelaku sehingga mengalami luka di kegelapan malam hari. Ia mengetahui pergelangan tangan terduga pelaku terputus saat merintih kesakitan,” ucap Iptu Riyan.

Evakuasi Rumah Sakit dan Sikap Warga

Keuchik Gampong Kajhu, Khairizal memberikan apresiasi terhadap tindakan cepat warganya yang tidak main hakim sendiri. Masyarakat langsung menghubungi pihak Polsek Baitussalam setelah pelaku berhasil mereka lumpuhkan.

“Karena dia terus menggunakan pisau dan menyerang warga, akhirnya tidak ada cara lain untuk melumpuhkannya. Kalau tidak, bisa saja masyarakat yang terkena tusukan,” kata Khairizal.

Khairizal memastikan masyarakat tidak memukul pelaku setelah senjata tajamnya terlepas. Warga justru fokus menyelamatkan nyawa pelaku dengan melaporkan insiden ke pihak kepolisian.

Petugas piket Polsek Baitussalam yang tiba di lokasi segera mengevakuasi BT. Polisi membawa terduga pelaku ke RSUD Zainal Abidin menggunakan mobil patroli guna mendapatkan penanganan medis.