Scroll untuk baca artikel
AcehPemerintah

Wagub Aceh Minta TASPEN Salurkan Zakat Melalui Baitul Mal

28
×

Wagub Aceh Minta TASPEN Salurkan Zakat Melalui Baitul Mal

Sebarkan artikel ini
wagub aceh, fadhlullah, pt taspen, baitul mal aceh, bank aceh syariah

Pewarta Aceh | BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah meminta PT TASPEN menyalurkan zakat melalui Baitul Mal Aceh. Fadhlullah menyampaikan permintaan itu di Aceh Besar, Rabu (19/8/2026). Ia menilai pengelolaan zakat perlu mengikuti kekhususan Aceh. Pernyataan itu muncul saat agenda kerja sama TASPEN dan Bank Aceh Syariah.

Fadhlullah menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut. Kegiatan berlangsung di Ballroom Hotel The Pade, Aceh Besar.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Fadhlullah Soroti Pengelolaan Zakat di Aceh

Dalam sambutannya, Fadhlullah meminta TASPEN ikut mendukung pengelolaan zakat Aceh. Ia mengarahkan perusahaan tersebut menyalurkan zakat melalui lembaga resmi.

“Kami minta TASPEN juga menyalurkan zakatnya lewat Baitul Mal Aceh,” kata Fadhlullah.

Menurut Fadhlullah, Aceh memiliki kekhususan dalam penerapan syariat Islam. Pengelolaan zakat juga menjadi bagian dari kekhususan tersebut.

Karena itu, ia mengajak lembaga dan perusahaan di Aceh mendukung sistem tersebut. Ia berharap seluruh pihak menggunakan saluran pengelolaan zakat yang berlaku di Aceh.

Fadhlullah juga memiliki pengalaman dalam mengawasi kinerja TASPEN. Pengalaman tersebut ia dapatkan saat menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI.

“Dulu saat di DPR RI, tugas saya termasuk yang mengawal kinerja lembaga TASPEN,” ujarnya.

Bank Aceh Kelola Pembayaran Pensiun

Dalam agenda yang sama, Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah Hendra Supardi memaparkan capaian kerja sama. Bank Aceh dan TASPEN sebelumnya memperpanjang sejumlah perjanjian layanan.

Bank Aceh menandatangani perpanjangan PKS pada Mei 2026. Perjanjian itu mencakup Tabungan Hari Tua, pensiun, JKK, dan JKM.

Dalam evaluasi kerja sama tersebut, Bank Aceh meraih predikat Sangat Baik. Bank Aceh juga terus menjalankan layanan pembayaran bagi para pensiunan.

Hingga Agustus 2026, Bank Aceh mengelola pembayaran pensiun senilai Rp157,4 miliar. Layanan tersebut berjalan melalui empat Kantor Cabang Koordinator.

Keempat kantor itu berada di Banda Aceh, Lhokseumawe, Medan, dan Jakarta. Bank Aceh juga menyelesaikan berbagai laporan administrasi sesuai standar TASPEN.

Perkuat Layanan dan Pemberdayaan Pensiunan

Bank Aceh turut mendukung kegiatan Batas Usia Pensiun bagi calon pensiunan. Kegiatan tersebut berlangsung di seluruh kabupaten dan kota di Aceh.

Program itu melibatkan dukungan TASPEN Cabang Banda Aceh dan Lhokseumawe. Bank Aceh juga meningkatkan kapasitas petugas melalui pelatihan dan sertifikasi.

Pada Juni 2026, Bank Aceh menggelar sosialisasi ketetapan layanan. Bank Aceh juga melatih supervisor dan petugas Office Channeling Mitra Bayar.

Layanan Bank Aceh tidak hanya mencakup pencairan gaji pensiun. Bank Aceh juga mendorong pemberdayaan pensiunan melalui berbagai kegiatan UMKM.

Hendra mengatakan Bank Aceh siap memfasilitasi koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota. Langkah itu bertujuan memperkuat kolaborasi kegiatan BUP bersama TASPEN.

Ia berharap PKS tentang Stimulasi Pertumbuhan Dana Pensiun memperkuat layanan Bank Aceh. Kerja sama tersebut juga diharapkan memberi manfaat lebih besar bagi para pensiunan.