Scroll untuk baca artikel
AcehPemerintah

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Pengembangan PLTS demi Ketahanan Energi Daerah

59
×

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Pengembangan PLTS demi Ketahanan Energi Daerah

Sebarkan artikel ini
Sekda Aceh M. Nasir bersama perwakilan PLN dan Komdigi membahas pengembangan PLTS di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Sekda Aceh Buka Peluang Kolaborasi PLTS dengan PLN dan Pemerintah Pusat

PewartaAceh | JAKARTA — Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, menggelar pertemuan strategis bersama PLN Pusat, PLN Aceh, dan perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Jakarta, Jumat (26/6/2026). Mereka membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Provinsi Aceh secara mendalam. Pertemuan ini berlangsung di Warkop Kopi Tarek Premium, kawasan Cikini, dengan turut menghadirkan Kepala Dinas ESDM Aceh beserta jajaran.

Aceh memiliki intensitas penyinaran matahari yang tinggi sepanjang tahun. Bahkan, ketersediaan lahan luas di sejumlah wilayah turut memperkuat posisi provinsi ini sebagai kandidat kuat lokasi pengembangan PLTS berskala besar di Indonesia.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Aceh Sambut Investasi Energi Bersih

Pemerintah Aceh menegaskan keterbukaan terhadap berbagai skema kolaborasi. M. Nasir menyatakan pihaknya aktif membuka ruang kerja sama dengan pemerintah pusat, BUMN, maupun investor swasta untuk mengoptimalkan potensi energi terbarukan daerah. Sikap terbuka ini mencerminkan keseriusan Pemerintah Aceh dalam mendorong transisi energi bersih.

Pengembangan PLTS, menurut Sekda, bukan sekadar soal pasokan listrik. Proyek ini juga berpotensi mendorong masuknya investasi baru sekaligus membuka lapangan kerja bagi warga Aceh. Bahkan, kehadiran PLTS akan menopang pembangunan ekonomi jangka panjang yang berkelanjutan di daerah.

“Potensi energi surya yang dimiliki Aceh perlu dikelola secara optimal melalui sinergi seluruh pihak. Pemerintah Aceh menyambut baik setiap inisiatif yang dapat mempercepat pemanfaatan energi bersih sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” kata M. Nasir.

Langkah Teknis Mulai Dirumuskan

Para peserta pertemuan juga mendiskusikan peluang konkret kerja sama yang dapat mereka jalankan dalam waktu dekat. Mereka membahas langkah-langkah teknis yang dibutuhkan agar potensi energi surya Aceh benar-benar terwujud menjadi proyek beroperasi yang memberi dampak nyata. Selain itu, para peserta sepakat mendorong percepatan kajian kelayakan lokasi prioritas PLTS di Aceh.

Semua pihak yang hadir sepakat bahwa pertemuan ini bukan sekadar diskusi awal. Mereka berkomitmen mendorong tindak lanjut yang lebih serius dan terstruktur antara pemerintah daerah, PLN, dan kementerian terkait. Dengan demikian, peluang pengembangan PLTS di Aceh dapat segera memasuki tahap perencanaan yang lebih konkret.

Dukung Target Transisi Energi Nasional

Pengembangan PLTS di Aceh juga sejalan dengan target transisi energi nasional yang mendorong pengurangan ketergantungan pada energi fosil. Oleh karena itu, Aceh berpeluang menjadi salah satu daerah percontohan dalam peta energi terbarukan Indonesia. Pemerintah pusat pun menilai Aceh layak mendapat prioritas pengembangan mengingat potensi suryanya yang besar.

Dengan momentum pertemuan ini, Pemerintah Aceh optimistis percepatan realisasi proyek PLTS dapat segera berjalan. Sinergi antara daerah, pusat, dan pelaku industri menjadi kunci keberhasilan transisi energi bersih di Aceh menuju masa depan yang lebih mandiri secara energi.