Scroll untuk baca artikel
AcehPemerintah

Sekda M Nasir Lepas 43 Atlet Taekwondo Aceh ke Kejurnas Sumut

45
×

Sekda M Nasir Lepas 43 Atlet Taekwondo Aceh ke Kejurnas Sumut

Sebarkan artikel ini
Sekda Aceh M. Nasir berfoto bersama dengan 43 atlet kontingen Taekwondo Setda Aceh di Lobi Utama Kantor Gubernur.

PewartaAceh | BANDA ACEH – Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, resmi melepas kontingen Taekwondo Setda Aceh (TSA) pada Rabu, 24 Juni 2026. Pelepasan tersebut berlangsung khidmat di Lobi Utama Sekretariat Daerah Aceh.

Para atlet ini bertolak menuju Sumatera Utara untuk bertarung dalam ajang National Taekwondo Championship 2026. Nasir memberangkatkan mereka dengan membawa misi besar mengharumkan nama daerah.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Pemerintah Aceh memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan para patriot olahraga ini. Tekad kuat terpancar dari wajah puluhan atlet yang siap berlaga.

Pembentukan Karakter dan Disiplin Atlet

Saat memberikan arahan, Nasir menyoroti pentingnya komitmen nyata serta kedisiplinan tinggi seorang atlet. Menurutnya, esensi menjadi atlet tidak sekadar tentang mengejar medali emas.

Profesi atlet juga ampuh untuk membentuk karakter jujur. Selain itu, olahraga ini melatih kemampuan mengelola waktu secara bijak.

Nasir mengingatkan para atlet agar tetap menjaga keseimbangan komitmen. Keseimbangan tersebut mencakup fokus selama masa pertandingan dan keberlanjutan pendidikan mereka.

“Jaga nama baik Aceh, jaga identitas kita sebagai orang Aceh dengan sikap dan tingkah laku yang baik,” kata M. Nasir, Sekda Aceh.

Ia meminta semua petarung menjaga sportivitas di arena. Dirinya berharap rombongan ini bisa memborong banyak medali.

Target Juara Lintas Generasi

Kontingen TSA mengirimkan total 43 atlet terbaik mereka pada kejuaraan bergengsi tersebut. Kompetisi nasional ini akan berlangsung selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Juni 2026.

Seluruh utusan tersebut akan mengisi berbagai kelas pertandingan yang tersedia. Panitia membuka rentang kategori usia yang sangat luas.

Kategori lomba bermula dari kelas super kids untuk usia 5–6 tahun. Pihak penyelenggara juga menyediakan kelas pra cadet A sampai C.

Selanjutnya, kelas cadet dan junior ikut mempertemukan para petarung muda potensial. Kelas senior dengan batas usia hingga 28 tahun menjadi penutup kategori.