Pewarta Aceh | BANDA ACEH — Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Banda Aceh mengunjungi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh pada Kamis (29/10/2026). Melalui kunjungan edukatif ini, siswa mempelajari keamanan pangan, pemilihan kosmetik aman, dan proses pengujian produk di laboratorium.
Kegiatan kokurikuler tersebut membantu siswa memahami pentingnya memilih produk yang aman bagi kesehatan. Selain itu, para peserta mengenal peran BPOM dalam mengawasi peredaran obat dan makanan.
Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, menekankan pentingnya menanamkan pengetahuan keamanan pangan sejak dini. Menurutnya, generasi muda perlu mengenali risiko produk yang tidak memenuhi persyaratan keamanan.
“Upaya perlindungan ini akan semakin kuat apabila didukung oleh kesadaran dan keterlibatan masyarakat. Karena itu, generasi muda perlu membekali diri dengan pengetahuan yang benar, membangun sikap kritis, dan berani mengambil keputusan yang tepat ketika memilih produk,” ujar Riyanto.
Riyanto berharap para siswa menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, mereka dapat menjadi konsumen cerdas sekaligus menyebarkan informasi yang benar kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
Siswa Pelajari Lima Kunci Keamanan Pangan
Dalam kunjungan tersebut, siswa mempelajari profil dan tugas BPOM, lima kunci keamanan pangan, serta cara memilih kosmetik aman. Melalui materi ini, peserta memahami pentingnya menjaga keamanan saat memilih, mengolah, menyimpan, dan mengonsumsi makanan.
Selain materi keamanan pangan, petugas mengenalkan aplikasi BPOM Mobile kepada para siswa. Aplikasi tersebut membantu masyarakat mencari informasi dan memeriksa legalitas produk yang terdaftar di BPOM.
Dengan pengetahuan tersebut, siswa diharapkan lebih teliti sebelum membeli atau menggunakan kosmetik. Mereka juga dapat mengenali risiko kosmetik ilegal serta produk yang tidak memenuhi persyaratan keamanan.
Mengenal Laboratorium Pengujian BBPOM Aceh
Setelah mengikuti sesi edukasi, para siswa mengunjungi laboratorium pengujian BBPOM Aceh. Di sana, mereka melihat fasilitas laboratorium dan mempelajari perannya dalam mendukung pengawasan obat serta makanan.
Melalui pengalaman langsung tersebut, siswa mengenal proses pengujian untuk menilai pemenuhan persyaratan keamanan dan mutu produk. Selain memperluas wawasan, kegiatan ini membantu mereka memahami penerapan ilmu pengetahuan dalam dunia kerja.
Baca Juga: Polisi Serahkan Dua Tersangka Kasus BBM Subsidi ke Jaksa
Wakil Kepala Bidang Humas MAN 1 Banda Aceh, Elli Arianti, menjelaskan tujuan kunjungan tersebut. Ia menilai pembelajaran di luar kelas memberi kesempatan kepada siswa untuk memahami materi melalui pengalaman langsung bersama instansi terkait.
“Kami berharap melalui kunjungan ini, siswa mendapatkan pengetahuan langsung dari BPOM, khususnya mengenai keamanan pangan. Dengan begitu, mereka dapat lebih memahami pentingnya memilih makanan yang aman dan menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Elli.
BBPOM Aceh Dorong Generasi Muda Menjadi Konsumen Cerdas
Melalui kegiatan ini, BBPOM Aceh mendorong peningkatan pemahaman generasi muda tentang keamanan pangan dan pemilihan produk. Harapannya, para siswa tidak hanya memahami materi, tetapi juga menerapkannya serta membagikan pengetahuan tersebut kepada keluarga.
Kebiasaan memeriksa informasi produk membantu masyarakat mengambil keputusan yang lebih bijak. Karena itu, konsumen perlu memperhatikan keamanan makanan, kosmetik, dan obat sebelum menggunakannya.
Pada akhirnya, edukasi sejak bangku sekolah dapat membantu membangun kebiasaan memilih produk secara cermat. BBPOM Aceh pun mengajak generasi muda untuk mengenali produk, memeriksa legalitasnya, dan mengutamakan keamanan demi menjaga kesehatan.















