Pewarta Aceh | BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menegaskan bahwa pendidikan dayah menjadi benteng utama dalam membentuk karakter generasi muda. Ia menyampaikan hal tersebut di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini.
Fadhlullah menyampaikan pernyataan tersebut pada acara Milad dan Tasyakkur XXVIII Dayah Terpadu Inshafuddin, Sabtu (1/8). Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar Dayah Terpadu Inshafuddin.
Apresiasi untuk Kontribusi Hampir Tiga Dekade
Menurut Fadhlullah, dayah ini telah berkontribusi selama hampir tiga dekade dalam melahirkan generasi yang berilmu dan berakhlak mulia. Selain itu, para lulusan juga memiliki semangat pengabdian kepada agama, masyarakat, dan daerah.
Wakil Gubernur turut mengucapkan selamat kepada 106 santri yang diwisuda pada kesempatan tersebut. Menurutnya, wisuda bukanlah akhir dari proses menuntut ilmu, melainkan awal pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat.
Ia berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater dan menghormati guru. Selain itu, ia juga meminta mereka tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dalam setiap langkah kehidupan.
Tantangan Generasi Muda di Era Modern
Fadhlullah menilai generasi muda saat ini menghadapi berbagai tantangan berat. Mulai dari penyalahgunaan narkoba hingga judi online, berbagai pengaruh negatif tersebut dapat merusak akhlak generasi muda.
“Karena itu, pendidikan yang berlandaskan iman, ilmu, dan akhlak menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia Aceh yang berkualitas,” kata Fadhlullah.
Ia menambahkan bahwa dayah memiliki peran strategis, bukan hanya dalam mengajarkan ilmu agama. Dayah juga menanamkan adab, kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada para santrinya.
Pemerintah Aceh, menurut Fadhlullah, akan terus mendukung penguatan pendidikan dayah. Dengan begitu, dayah dapat terus berperan sebagai salah satu pilar pembangunan sumber daya manusia di Aceh.
Harapan bagi Para Wisudawan
Wakil Gubernur berharap para wisudawan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Meski begitu, mereka tetap harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai muslim yang berintegritas.
Ia juga berharap semakin banyak lulusan dayah tampil sebagai ulama, akademisi, profesional, maupun pemimpin. Terlebih lagi, mereka diharapkan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dalam menjalankan peran tersebut di tengah masyarakat.















