Scroll untuk baca artikel
Nagan RayaPendidikan

1.516 Siswa SMA/SMK Nagan Raya Ikuti Tes Kemampuan Akademik

45
×

1.516 Siswa SMA/SMK Nagan Raya Ikuti Tes Kemampuan Akademik

Sebarkan artikel ini
Siswa SMA/SMK di Nagan Raya mengikuti Tes Kemampuan Akademik berbasis komputer dalam dua gelombang.

Pewarta Aceh | NAGAN RAYA – Sebanyak 1.516 siswa dari 22 SMA dan SMK di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbasis komputer. Dinas Pendidikan Aceh menyelenggarakan ujian tersebut selama dua pekan dalam dua gelombang. Kegiatan ini bertujuan mengukur kemampuan akademik siswa sekaligus mendukung evaluasi kualitas pendidikan.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dinas Pendidikan Aceh, Tarmidhi, S.ST., M.Si., mengatakan persiapan TKA tahun ini berjalan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

PENYALUR PERLENGKAPAN OUTBOUND & ADVENTURE EQUIPMENT

Ia menyampaikan hal tersebut berdasarkan hasil pemantauan pelaksanaan ujian di sejumlah sekolah. Hingga pemantauan berlangsung, pihaknya belum menemukan kendala berarti, termasuk di SMK Negeri 1 Nagan Raya.

“Sejauh ini, kita belum menemukan kendala dalam pelaksanaan ujian,” kata Tarmidhi.

Menurutnya, pelaksanaan TKA perlu memberikan gambaran mengenai kemampuan akademik para peserta. Hasil tes tersebut juga dapat membantu Dinas Pendidikan Aceh mengevaluasi program peningkatan mutu pendidikan.

22 SMA/SMK Ikuti Ujian dalam Dua Gelombang

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Nagan Raya, Jufrizal, S.Pd., menjelaskan bahwa 1.516 siswa dari 22 satuan pendidikan masih mengikuti tahapan pelaksanaan TKA.

Ia memastikan pelaksanaan ujian di wilayah tersebut berjalan sesuai ketentuan Kementerian Pendidikan. Pihaknya juga terus memantau proses ujian agar siswa dapat mengikuti tes dengan tertib.

Salah satu aturan yang berlaku melarang siswa membawa telepon seluler ke ruang ujian. Kebijakan ini bertujuan menjaga ketertiban sekaligus mendukung pelaksanaan tes yang aman dan nyaman.

Baca Juga: Bupati TRK Bahas Investasi dan Hilirisasi dengan Bahlil

Jufrizal menegaskan bahwa aturan tersebut membantu siswa berkonsentrasi selama mengerjakan soal. Dengan demikian, peserta dapat mengikuti ujian sesuai prosedur yang berlaku.

Pelaksanaan TKA berbasis komputer menjadi bagian dari upaya mengukur capaian akademik siswa. Hasilnya diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Nagan Raya. [Zulfikar]