Scroll untuk baca artikel
AcehPemerintah

Pemerintah Aceh Percepat Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang, PEMA Jadi Operator

59
×

Pemerintah Aceh Percepat Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang, PEMA Jadi Operator

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Aceh membahas percepatan jalur Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang dalam rapat di Kantor Gubernur Aceh.

Pewarta Aceh | BANDA ACEH – Pemerintah Aceh mempercepat pembukaan jalur Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang. Jalur tersebut menghubungkan Aceh Utara dengan Penang, Malaysia. Pemprov Aceh menyiapkan PT Pembangunan Aceh (PEMA) sebagai operator layanan.

Pemerintah Aceh membahas percepatan tersebut dalam rapat di Kantor Gubernur Aceh. Rapat berlangsung di Ruang Sekda Aceh, Jumat (28/8/2026). Plt Sekda Aceh Taufik memimpin rapat tersebut.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Pemerintah Aceh Siapkan Regulasi

Rapat membahas berbagai tahapan pembukaan rute pelayaran tersebut. Kepala Dinas Perhubungan Aceh T Faisal memaparkan perkembangan persiapan. Ia juga menjelaskan sejumlah pekerjaan yang perlu segera pemerintah tuntaskan.

Salah satu fokus utama menyangkut rancangan peraturan gubernur (Ranpergub). Regulasi tersebut mengatur penugasan PT PEMA sebagai pelaksana layanan Ro-Ro.

“Salah satu agenda utama adalah mempercepat proses penyusunan rancangan peraturan gubernur terkait penugasan PT PEMA sebagai pelaksana layanan Ro-Ro tersebut,” kata Faisal.

Menurut Faisal, penugasan kepada PT PEMA memberi ruang bisnis lebih fleksibel. BUMD tersebut dapat menggandeng pengusaha dan investor melalui skema business to business.

Pemerintah Aceh tetap mengatur sejumlah aspek strategis. Aspek tersebut mencakup tarif, jadwal pelayaran, dan prioritas muatan.

PEMA Diminta Siapkan Proposal Kapal

Dishub Aceh juga menyiapkan dukungan pendanaan untuk PT PEMA. Dukungan tersebut dapat berbentuk hibah atau penyertaan modal. Pemerintah Aceh akan menyesuaikan mekanismenya dengan ketentuan yang berlaku.

Saat ini, Dishub Aceh menunggu proposal dari PT PEMA. Proposal tersebut berkaitan dengan pengadaan kapal untuk layanan Ro-Ro. PEMA dapat mengusulkan skema sewa maupun pembelian kapal.

Faisal menargetkan proposal tersebut masuk paling lambat 31 Agustus 2026. Pemerintah Aceh kemudian menjadwalkan konsultasi pada 2-3 September 2026. Konsultasi akan melibatkan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Dalam Negeri.

Pembahasan akan menyoroti mekanisme penugasan kepada PT PEMA. Pemerintah Aceh juga akan membahas skema pendanaan sesuai aturan keuangan daerah.

Baca Juga: Mukarramah Fadhlullah Pimpin Rapat Perdana Perwosi Aceh

Dorong Perundingan Indonesia-Malaysia

Pemerintah Aceh juga berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan. Langkah tersebut bertujuan mendorong perundingan bilateral Indonesia-Malaysia.

Perundingan itu berkaitan dengan konektivitas Ro-Ro Aceh-Penang. Pemerintah Aceh berharap proses tersebut berjalan bersama tahapan teknis lainnya.

“Koordinasi dengan Kementerian Perhubungan RI juga kami lakukan untuk mendorong dimulainya perundingan bilateral Indonesia-Malaysia terkait konektivitas Ro-Ro Aceh-Penang,” ujar Faisal.

Plt Sekda Aceh Taufik menegaskan status program tersebut sebagai prioritas pemerintah. Ia meminta seluruh pihak mengawal penyusunan regulasi dan persiapan secara langsung.

“Bangun komunikasi segera dengan Kementerian Perhubungan dan pihak terkait di Kementerian Dalam Negeri mengenai mekanisme hibah, subsidi atau penyertaan modal,” kata Taufik.

Pemerintah Aceh menargetkan seluruh persiapan berjalan beriringan. Aspek tersebut mencakup regulasi, kapal, pelabuhan, serta layanan kepabeanan. Kesiapan imigrasi, karantina, dan muatan juga menjadi perhatian.

Pemerintah Aceh berharap jalur Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang segera terealisasi. Jalur tersebut nantinya membuka konektivitas laut langsung Aceh dengan Penang.