PewartaAceh|Mekkah, — Benarkah pesawat tidak bisa melintas di atas Ka’bah karena adanya medan magnet misterius atau fenomena alam tertentu?
Klaim tersebut kembali viral di media sosial dan memicu beragam spekulasi. Sebagian narasi bahkan menyebut Ka’bah sebagai “pusat magnet bumi” yang membuat pesawat mustahil terbang tepat di atasnya.
Namun hasil penelusuran menunjukkan klaim itu tidak berdasar.
Lembaga pemeriksa fakta internasional AFP Fact Check menyatakan tidak ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan tersebut. Dalam laporannya, AFP menegaskan:
“Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan adanya medan magnet khusus di atas Ka’bah yang dapat mencegah pesawat melintas. Medan magnet bumi berasal dari inti planet dan tidak terpusat pada satu lokasi tertentu.”
Ka’bah yang berada di dalam kompleks Masjidil Haram, kota Mekkah, memang termasuk kawasan dengan pengaturan khusus. Namun pembatasan tersebut berkaitan dengan regulasi penerbangan, bukan fenomena supranatural.
Wilayah udara di atas Mekkah masuk dalam zona pembatasan penerbangan yang diatur melalui sistem NOTAM (Notice to Airmen) oleh otoritas penerbangan Arab Saudi. Kebijakan ini diterapkan demi alasan keamanan, pengendalian lalu lintas udara, serta menjaga kekhusyukan ibadah di kawasan yang setiap tahun dipadati jutaan jamaah.
Artinya, tidak adanya pesawat komersial yang melintas tepat di atas Ka’bah merupakan konsekuensi dari kebijakan teknis penerbangan, bukan karena adanya kekuatan magnet atau anomali fisika tertentu.
Di tengah derasnya arus informasi digital, publik diingatkan untuk tidak mudah mempercayai klaim sensasional tanpa dasar ilmiah yang jelas.















