Scroll untuk baca artikel
AcehPemerintah

Hashim Djojohadikusumo Dukung Percepatan Hilirisasi Energi Aceh

18
×

Hashim Djojohadikusumo Dukung Percepatan Hilirisasi Energi Aceh

Sebarkan artikel ini
Gubernur Aceh Mualem bertemu Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo bahas hilirisasi energi di Jakarta.

Pewarta Aceh | BANDA ACEH – Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Perubahan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, menyatakan dukungannya bagi Pemerintah Aceh untuk mempercepat pembangunan ekonomi daerah. Ia menegaskan hal itu langsung kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem dalam pertemuan di Setiabudi, Jakarta Selatan, pekan lalu. Mualem membawa serta utusan khususnya, Chowadja Sanova, dalam pertemuan tersebut.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengungkapkan pertemuan itu membahas peluang investasi dan hilirisasi sektor energi di Aceh. Ia menyampaikan keterangan ini di Banda Aceh, Kamis, 30 Juli 2026. Hashim menegaskan komitmennya mendorong pengusaha nasional maupun investor asing agar ikut mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Blok Andaman Jadi Sorotan Utama

Nurlis menjelaskan pembicaraan investasi juga menyinggung pengembangan Blok Andaman. Gubernur Mualem menyampaikan kepada Hashim bahwa Pemerintah Aceh menghormati keputusan Pemerintah Pusat terkait pengelolaan blok migas tersebut. Mualem tetap menegaskan setiap kebijakan sumber daya alam harus memberi manfaat besar bagi masyarakat Aceh selaku daerah penghasil.

“Karena itu, Gubernur Mualem menekankan pentingnya pengembangan industri hilir atas sumber daya gas yang dihasilkan dari Blok Andaman, termasuk yang dikelola oleh Mubadala Energy,” kata Nurlis.

Mualem meyakini hilirisasi menjadi langkah strategis menciptakan nilai tambah ekonomi. Langkah ini juga membuka kesempatan kerja baru bagi masyarakat Aceh. Ia berharap langkah tersebut mendorong tumbuhnya industri berbasis gas dan memperkuat daya saing perekonomian daerah secara berkelanjutan.

“Prinsipnya sama-sama senang. Perusahaan dapat laba, Pemerintah Pusat ada pemasukan, Pemerintah Aceh dapat untung, dan terjadi multiplier effect ekonomi yang mendorong kesejahteraan masyarakat Aceh,” kata Nurlis, menirukan pernyataan Gubernur Mualem.

Sinergi Pusat dan Daerah Diperkuat

Hashim dan Mualem sepakat pertemuan ini menjadi langkah awal memperkuat sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh. Keduanya berkomitmen mengoptimalkan potensi energi Aceh lewat investasi berkelanjutan dan hilirisasi industri. Keduanya berharap pembangunan ke depan berorientasi langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Mualem menyampaikan komitmennya menciptakan iklim investasi yang kondusif di Aceh. Pemerintah Aceh berjanji memberi kepastian bagi para investor yang berminat menanamkan modal. “Memberikan kepastian bagi para investor. Memberi kemudahan dalam proses investasi, termasuk penyederhanaan dan percepatan pelayanan perizinan,” kata Nurlis.

Mualem telah membuktikan komitmennya dengan mengarahkan Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir Syamaun, memberi pelayanan terbaik bagi calon investor. Instruksi ini bertujuan menyambut setiap pihak yang berminat berinvestasi di Aceh dengan pelayanan optimal.

Sepanjang Juli 2026, hampir setiap pekan pengusaha datang menyatakan minat berinvestasi di Aceh. Sebagian besar minat tersebut berkaitan dengan potensi gas Blok Andaman. “Pemerintah Aceh melayaninya dengan baik. Kita menjalankan semua kebijakan yang telah diamanahkan Bapak Gubernur,” kata Sekda Nasir Syamaun.