Scroll untuk baca artikel
Aceh Besar

Ketua PMI Aceh Besar Lantik Tujuh Pengurus Markas, Pendataan Aset Jadi Prioritas Utama

79
×

Ketua PMI Aceh Besar Lantik Tujuh Pengurus Markas, Pendataan Aset Jadi Prioritas Utama

Sebarkan artikel ini
Ketua PMI Aceh Besar Drs. Syukri berfoto bersama usai melantik Kepala Markas dan enam staf markas PMI Aceh Besar, Sabtu (13/6/2026).

PewartaAceh | ACEH BESAR — Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Besar, Drs. Syukri, melantik Kepala Markas beserta enam staf markas PMI Aceh Besar pada Sabtu (13/6/2026). Pelantikan ini menandai dimulainya tugas resmi jajaran markas sebagai pelaksana teknis berbagai program kepalangmerahan di Aceh Besar. Syukri menegaskan langkah ini menjadi bagian strategi memperkuat tata kelola organisasi secara menyeluruh.

Dalam sambutannya, Syukri menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang menerima amanah baru itu. Ia mendorong mereka bekerja secara profesional, penuh dedikasi, dan bergerak cepat dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

“Selamat kepada seluruh kepala dan staf markas yang telah dilantik. Amanah ini merupakan tanggung jawab besar dalam mendukung pelaksanaan tugas kepalangmerahan. Kami berharap seluruh personel dapat bekerja dengan penuh dedikasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi PMI Aceh Besar,” kata Syukri, Ketua PMI Aceh Besar.

Pendataan Aset Jadi Tugas Pertama

Syukri langsung menetapkan agenda prioritas bagi jajaran markas yang baru bergabung. Ia meminta tim segera mendata dan menata seluruh aset PMI Aceh Besar sebagai tugas pertama. Langkah ini bertujuan mewujudkan administrasi organisasi yang tertib, transparan, dan akuntabel.

“Karena sudah dilantik, tugas utama yang harus segera dilakukan adalah mendata seluruh aset PMI. Kita ingin seluruh aset terdokumentasi dengan baik sehingga administrasi organisasi menjadi lebih tertib dan terukur,” ujarnya.

Syukri juga menegaskan bahwa markas berfungsi sebagai ujung tombak eksekusi program organisasi. Kepala markas harus mampu mengoordinasikan seluruh staf sesuai tugas dan fungsi yang tertuang dalam surat keputusan. Kemampuan manajerial dan kerja sama tim menjadi kunci keberhasilan program kemanusiaan PMI.

“Markas merupakan eksekutifnya PMI. Perannya sangat strategis karena menjadi pelaksana langsung berbagai program organisasi. Kepala markas harus mampu mengoordinasikan seluruh staf sesuai tugas dan fungsi yang telah ditetapkan dalam surat keputusan,” tambah Syukri.

Susunan Lengkap Pengurus Markas PMI Aceh Besar

Tujuh personel resmi mengisi jajaran markas PMI Aceh Besar dalam pelantikan ini. Marwan Muhammad menduduki posisi Kepala Markas sebagai pimpinan tertinggi di level eksekutif. Zahratun Idami mengemban tugas Staf Administrasi, sementara M. Said Kausar mengisi posisi Staf Organisasi dan Relawan.

Zulfadhli menangani bidang Logistik dan Aset, sedangkan Wahyuddin, S.T. memegang peran Staf Pelayanan Kesehatan dan Donor Darah. Farid Wajidi mengurus bidang Hubungan Masyarakat, Informasi, dan Antarlembaga. Zulfan melengkapi susunan pengurus sebagai Staf Penanggulangan Bencana dan Crisis Center.

Dengan terbentuknya jajaran markas yang lengkap, PMI Aceh Besar menargetkan kinerja organisasi yang lebih optimal. Tim eksekutor ini siap menggerakkan program kesehatan, donor darah, penanggulangan bencana, dan pengembangan relawan. Masyarakat Aceh Besar pun kini menantikan manfaat nyata dari penguatan struktur organisasi ini.[zulfikar]