Scroll untuk baca artikel
Ekonomi & BisnisUMKM

BBPOM Aceh Siap Dampingi Selai Jamblang Raih Izin Edar dan Masuk Pasar Modern

79
×

BBPOM Aceh Siap Dampingi Selai Jamblang Raih Izin Edar dan Masuk Pasar Modern

Sebarkan artikel ini
Kepala BBPOM Aceh Riyanto menyampaikan materi legalitas produk selai jamblang kepada peserta pelatihan di Lading Hotel Banda Aceh, Sabtu (13/6/2026).

PewartaAceh | Banda Aceh – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh menyatakan komitmennya mendampingi produk selai jamblang hingga mengantongi izin edar resmi dan menembus pasar modern. Komitmen itu disampaikan langsung Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, S.Farm., Apt., M.Sc., saat tampil sebagai pemateri dalam pelatihan standarisasi pengemasan dan legalitas produk selai jamblang di Lading Hotel Banda Aceh, Sabtu (13/6/2026). Bahkan, Riyanto mengungkapkan bahwa produk selai jamblang belum terdaftar di katalog BPOM mana pun se-Indonesia.

Pelatihan dua hari itu, 13–14 Juni 2026, merupakan program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama Forum Bangun Investasi Aceh (Forbina). Dengan demikian, selai jamblang kini mendapat perhatian serius dari tiga institusi sekaligus: Pelindo, Forbina, dan BBPOM Aceh.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Produk Pertama di Indonesia, Peluang Emas UMKM Aceh

Riyanto menyebut selai jamblang sebagai produk yang khas dan berpotensi besar menjadi unggulan UMKM Aceh. Ia bahkan memastikan bahwa setelah penelusuran menyeluruh di Istana UMKM BPOM, belum ada satu pun produk serupa yang tercatat secara nasional.

“Ini produk yang unik karena setelah kami cek di Istana UMKM BPOM, produk Selai Jamblang belum ada. Ini merupakan sebuah kebaruan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan akan kami dampingi hingga memperoleh izin,”

— Riyanto, S.Farm., Apt., M.Sc., Kepala BBPOM Aceh

Fakta itu menjadi peluang emas bagi pelaku UMKM Aceh untuk menjadi yang pertama mendaftarkan produk selai jamblang secara nasional. Dengan pendampingan penuh dari BBPOM, proses legalisasi produk ini pun berpeluang berjalan lebih cepat dan terarah.

Izin Edar Kunci UMKM Tembus Swalayan dan Minimarket

Riyanto menegaskan bahwa legalitas merupakan syarat mutlak agar produk pangan olahan tumbuh dan diterima lebih luas. Menurutnya, izin edar tidak hanya memberi jaminan keamanan bagi konsumen, tetapi juga meningkatkan daya saing produk di pasar modern.

“Dengan adanya izin edar, UMKM bisa naik kelas, memiliki nilai tambah, dan produknya dapat diterima di swalayan maupun minimarket. Jika tidak memiliki izin edar, masyarakat tentu akan khawatir terhadap keamanan produk tersebut,”

— Riyanto, S.Farm., Apt., M.Sc., Kepala BBPOM Aceh

Ia juga menunjuk keberhasilan produk UMKM Aceh lainnya sebagai bukti nyata. Bakso, sirup, abon, dan berbagai produk olahan lokal kini telah mengantongi izin edar dan memperluas jangkauan pasarnya. Karena itu, ia optimistis selai jamblang pun mampu menapaki jalur yang sama.

“Harapannya, Selai Jamblang nantinya bisa hadir di warung-warung kopi di Aceh. Produk ini memiliki karakteristik yang khas dan berpotensi menjadi identitas baru bagi UMKM Aceh,”

— Riyanto, S.Farm., Apt., M.Sc., Kepala BBPOM Aceh

BBPOM Dorong UMKM Mandiri, Bukan Bergantung Bantuan

BBPOM Aceh menurunkan tim khusus untuk mendampingi pelaku usaha mulai dari tahap awal produksi, pengemasan, pelabelan, hingga pengurusan izin edar. Riyanto menegaskan bahwa pendampingan ini tersedia bagi semua UMKM yang ingin meningkatkan kualitas dan legalitas produknya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa kemandirian usaha merupakan tujuan utama pendampingan ini. Menurutnya, UMKM yang kuat justru menjadi penopang riil perekonomian Aceh dalam jangka panjang.

“Masyarakat tidak bisa terus-menerus bergantung pada bantuan. Yang harus kita dorong adalah kemampuan mereka untuk berusaha dan mengembangkan usaha. Karena itu, kami mendukung penuh penguatan UMKM bersama pemerintah daerah maupun pemerintah kabupaten/kota,”

— Riyanto, S.Farm., Apt., M.Sc., Kepala BBPOM Aceh

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pelindo juga menyerahkan bantuan blender dan mixer kepada peserta pelatihan. GM Pelindo Cabang Malahayati, Agus Deritanto, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh peningkatan kualitas produk UMKM melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Dengan sinergi BBPOM, Pelindo, dan Forbina, selai jamblang kini melangkah lebih dekat menuju identitas baru UMKM Aceh yang berdaya saing di pasar nasional bahkan internasional.