Scroll untuk baca artikel
Ekonomi & BisnisUMKM

BBPOM Aceh Dorong UMKM Hadirkan Pangan Aman, Bermutu, dan Bergizi

7
×

BBPOM Aceh Dorong UMKM Hadirkan Pangan Aman, Bermutu, dan Bergizi

Sebarkan artikel ini
Kepala BBPOM Aceh Riyanto memberikan materi keamanan pangan kepada pelaku UMKM dalam kegiatan pendukung Program Makan Bergizi Gratis di Banda Aceh.

PewartaAceh | BANDA ACEH — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh mendorong pelaku usaha mikro menghadirkan pangan yang aman, bermutu, dan bergizi. BBPOM Aceh menyampaikan dorongan ini dalam kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha Mikro Mendukung Makan Bergizi Gratis (MBG) di Daerah Bencana Provinsi Aceh, Kamis (19/6/2026). Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia menggelar kegiatan ini selama tiga hari di Portola Arabia Hotel, Banda Aceh. Pelaku usaha mikro dari berbagai kabupaten dan kota se-Aceh mengikuti kegiatan tersebut.

Keamanan Pangan Jadi Kunci Keberhasilan MBG

Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini. Ia membawakan materi bertajuk “Keamanan Pangan bagi Usaha Mikro Mendukung Makan Bergizi Gratis”. Riyanto menyampaikan materinya langsung di hadapan para pelaku usaha mikro.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Riyanto menitikberatkan materinya pada penerapan prinsip keamanan pangan. Menurutnya, keamanan pangan menjadi salah satu kunci utama keberhasilan Program MBG. Pangan yang BBPOM sediakan harus memenuhi kebutuhan gizi, sekaligus aman dan bermutu untuk konsumsi masyarakat.

Riyanto juga menegaskan bahwa keamanan pangan tidak dapat lepas dari upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat. Anak-anak menjadi sasaran utama Program MBG. Karena itu, ia meminta semua pihak menjaga standar keamanan pangan ketat sejak proses produksi.

UMKM Diminta Terapkan Higiene dan Sanitasi yang Baik

“Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis yang perlu didukung oleh seluruh pihak, termasuk pelaku usaha mikro. Selain memenuhi kebutuhan gizi, pangan yang disediakan harus aman dan bermutu,” ujar Riyanto, Kepala BBPOM Aceh.

Riyanto menambahkan, pelaku UMKM perlu menerapkan praktik higiene dan sanitasi yang baik. Selain itu, mereka juga harus menggunakan bahan baku yang memenuhi standar. Proses produksi pun harus berjalan benar agar terhindar dari risiko cemaran pangan.

Kementerian UMKM Dorong Penguatan Ekonomi Daerah Terdampak Bencana

Perwakilan Kementerian UMKM RI turut menyampaikan tujuan kegiatan ini. Menurut mereka, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro. Tujuan lainnya yaitu mendukung kesiapan UMKM dalam pelaksanaan Program MBG.

Kegiatan ini juga membuka peluang penguatan ekonomi masyarakat. Khususnya, daerah terdampak bencana menjadi fokus utama penguatan tersebut. Karena itu, Kementerian UMKM menjadikan pemberdayaan UMKM sebagai salah satu strategi penting untuk mencapai tujuan ini.

Pelaku usaha mikro dari berbagai kabupaten dan kota memadati kegiatan ini selama tiga hari. Bagi mereka, kegiatan tersebut menjadi wadah sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan para pemangku kepentingan. Sinergi ini bertujuan mewujudkan penyediaan pangan yang aman, bermutu, dan bergizi.

Kehadiran BBPOM Aceh dalam kegiatan ini menegaskan komitmen lembaga. Selanjutnya, BBPOM Aceh berkomitmen terus mendampingi dan mengedukasi pelaku usaha pangan. Dengan begitu, BBPOM Aceh berharap UMKM mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar keamanan pangan, sekaligus mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis di Provinsi Aceh.