Scroll untuk baca artikel
Banda AcehKomunitas

Hasil Lomba Mancing MMF Banda Aceh Disumbangkan ke Panti Asuhan Muhammadiyah

51
×

Hasil Lomba Mancing MMF Banda Aceh Disumbangkan ke Panti Asuhan Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini
Komunitas Merah Mata Fishing menyerahkan hasil tangkapan lomba mancing kepada anak-anak Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah Banda Aceh, Minggu 7 Juni 2026.

PewartaAceh | BANDA ACEH – Komunitas Merah Mata Fishing (MMF) mengubah momen lomba mancing menjadi aksi kepedulian sosial yang mengharukan. Minggu, 7 Juni 2026, mereka menyerahkan seluruh hasil tangkapan ajang MMF BIG SEA CHALLENGE 2026 kepada puluhan anak yatim dan dhuafa di Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah Banda Aceh. Komunitas ini membuktikan bahwa olahraga memancing mampu menjadi jembatan berbagi bagi sesama.

Sebanyak 20 pemancing dari Banda Aceh dan Aceh Besar turut berpartisipasi dalam lomba bertema “Satu Kail, Satu Kebersamaan, Satu Tujuan untuk Berbagi” itu. Mereka tidak hanya bersaing merebut hadiah tangkapan terbesar, tetapi juga bersatu dalam satu niat sosial yang mulia.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Hobi Memancing yang Memberi Manfaat

Ketua Panitia MMF BIG SEA CHALLENGE 2026, Hendra Kusuma, menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kesadaran kolektif para anggota komunitas. Baginya, memancing bukan sekadar urusan hasil tangkapan.

“Kami ingin membuktikan bahwa hobi memancing tidak hanya tentang mendapatkan ikan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk berbagi dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh peserta dan penerima manfaat,” kata Hendra.

Tak hanya mengandalkan semangat anggota, sejumlah mitra juga turut mendukung kegiatan ini. Toko Dunia Pancing, PT Ujung Raja Kuala Batu, PT Abbasy Teran Abadi, serta Alu Alu Fishing Community bergabung memberikan dukungan penuh. Berkat keterlibatan mereka, ajang ini sekaligus memperkenalkan potensi wisata mancing di perairan Aceh kepada publik yang lebih luas.

43 Anak Panti Terima Bantuan Ikan Segar

Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah Banda Aceh kini menampung 43 anak asuh dari berbagai daerah di Aceh, bahkan sebagian berasal dari luar provinsi. Mereka menempuh pendidikan mulai jenjang SD hingga SMA dengan segala keterbatasan yang ada.

Ketua Panti Asuhan, Syarifuddin Idris, menyambut hangat kedatangan komunitas MMF dan mengungkapkan rasa syukurnya secara terbuka.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Merah Mata Fishing yang telah datang dan berbagi dengan adik-adik di panti asuhan ini. Semoga apa yang diberikan menjadi berkah dan semua yang terlibat diberikan kesehatan,” ujar Syarifuddin.

Ia pun menambahkan, perhatian dari masyarakat luar menjadi sumber semangat tersendiri bagi anak-anak yang tinggal di panti. Bahkan, setiap uluran tangan kecil sekalipun terasa sangat berarti bagi mereka.

“Kami tidak bisa membalas kebaikan ini. Kami hanya bisa berdoa semoga Allah membalas dengan kesehatan dan keberkahan,” katanya.

Sportivitas dan Kelestarian Laut Tetap Dijaga

Sepanjang perlombaan, seluruh peserta mengedepankan sportivitas dan keselamatan di laut. Panitia pun menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut sebagai bagian dari tanggung jawab bersama para pemancing.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan hadiah bagi peserta dengan tangkapan terbesar dan terbanyak. Mereka juga membagikan doorprize kepada seluruh peserta yang hadir.

Dengan semangat berbagi yang mereka tunjukkan, MMF BIG SEA CHALLENGE 2026 menjadi contoh nyata bahwa komunitas hobi mampu berperan aktif dalam kegiatan sosial. Komunitas MMF pun berharap semangat ini terus menginspirasi komunitas-komunitas lain di Aceh dan seluruh Indonesia.