Scroll untuk baca artikel
AcehPemerintah

Sekda Aceh: Pengabdian dr Zaini Abdullah Menjadi Bagian Sejarah Aceh

44
×

Sekda Aceh: Pengabdian dr Zaini Abdullah Menjadi Bagian Sejarah Aceh

Sebarkan artikel ini
Sekda Aceh menyampaikan duka atas wafatnya mantan Gubernur Aceh dr Zaini Abdullah.

PewartaAceh | BANDA ACEH – Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir Syamaun menyampaikan duka mendalam atas wafatnya mantan Gubernur Aceh periode 2012–2017, dr Zaini Abdullah, Sabtu (13/6/2026). Pemerintah Aceh menilai kepergian tokoh yang akrab disapa Abu Doto itu sebagai kehilangan besar bagi daerah. Selama hidupnya, ia mengabdikan diri untuk masyarakat melalui dunia kesehatan dan pemerintahan.

Nasir mengatakan dr Zaini Abdullah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Aceh. Ia juga mendorong berbagai program yang memperkuat kesejahteraan masyarakat setelah masa perdamaian.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Menurut Nasir, dr Zaini Abdullah tidak hanya berprofesi sebagai dokter. Ia juga mengambil peran penting dalam membangun Aceh melalui berbagai kebijakan dan gagasan pembangunan.

Karena itu, Nasir menilai pengabdian almarhum akan selalu menjadi bagian dari perjalanan sejarah Aceh. Berbagai langkah yang ia tempuh turut memberi arah bagi pembangunan daerah.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf almarhum, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran dan ketabahan,” kata M. Nasir Syamaun, Sekda Aceh.

Kepemimpinan Tinggalkan Jejak Pembangunan

Nasir menjelaskan bahwa dr Zaini Abdullah memimpin Aceh pada periode yang penting. Saat itu, pemerintah daerah terus memperkuat pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik.

Selama masa kepemimpinannya, ia mendorong berbagai program pembangunan daerah. Ia juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung kemajuan Aceh.

Tidak hanya itu, semangat pengabdian yang ia tunjukkan memberi inspirasi bagi banyak kalangan. Nilai tersebut, menurut Nasir, perlu terus hidup di tengah generasi penerus.

Dengan demikian, masyarakat dapat melanjutkan semangat pelayanan yang selama ini menjadi prinsip perjuangan almarhum. Langkah itu sekaligus menjadi bentuk penghormatan atas jasa-jasa yang telah ia berikan kepada Aceh.

Masyarakat Diajak Mendoakan

Nasir mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk mendoakan almarhum. Ia berharap Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan pengabdian dr Zaini Abdullah.

Di samping itu, Nasir mengajak masyarakat menjaga semangat persatuan dan pembangunan yang selama ini diperjuangkan almarhum. Semangat tersebut dapat menjadi modal penting untuk membawa Aceh semakin maju.

Aceh memang kehilangan salah satu putra terbaiknya. Namun, warisan pemikiran, keteladanan, dan pengabdiannya akan terus hidup dalam perjalanan pembangunan daerah.

Pada akhirnya, masyarakat Aceh dapat mengenang sosok Abu Doto melalui karya dan kontribusi yang telah ia berikan. Jejak pengabdiannya akan tetap menjadi bagian penting dalam sejarah Aceh.