Scroll untuk baca artikel
Aceh

Sekda Nasir Wajibkan Karantina Siswa SMA 2 Jelang Grand Final LCC

36
×

Sekda Nasir Wajibkan Karantina Siswa SMA 2 Jelang Grand Final LCC

Sebarkan artikel ini
Sekda Aceh M Nasir Syamaun menyambut 10 siswa SMA 2 Banda Aceh jelang Grand Final LCC Empat Pilar MPR-RI 2026.

Pewarta Aceh | BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun, menyambut 10 siswa SMA 2 Banda Aceh peraih juara Lomba Cerdas-Cermat Empat Pilar MPR-RI 2026 tingkat Provinsi Aceh. Ia menerima para siswa berprestasi ini di ruang rapat Setda Aceh, Banda Aceh, Selasa (11/8/2026). Dalam kesempatan itu, Sekda Nasir langsung mewajibkan seluruh siswa menjalani karantina guna mempersiapkan diri menuju Grand Final tingkat nasional.

“Selamat ya. Persiapkan diri dengan baik untuk meraih yang terbaik pada tingkat nasional,” kata Sekda Nasir kepada para siswa.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Sepuluh siswa berprestasi ini meliputi Aslan Sagusta Putra, Muhammad Zaghlul Rizky Hasibuan, Fasya Elfariez, Recha Anggreani Fauzan, dan Misha Fathia. Tim ini juga beranggotakan Syalsa Billa Azira T, Selsy Adilla Azira T, Naila, Anjani Sakhi Azaria Syahla, serta Annora Sasikirana. Selanjutnya, mereka akan bersaing melawan 38 SMA lain dari berbagai provinsi di ajang Grand Final LCC Empat Pilar MPR-RI 2026 tingkat nasional.

Kepala Sekolah dan Dewan Juri Dampingi Kunjungan

Kepala Sekolah SMA 2 Banda Aceh, Dr Herlina Dewi, mendampingi para siswa bersama sejumlah guru saat berkunjung ke kantor Gubernur Aceh. Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, dan Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK Dinas Pendidikan Aceh, Syarwan Joni, turut memfasilitasi kunjungan tersebut. Tiga dewan juri cerdas-cermat Empat Pilar tingkat Provinsi Aceh pun turut hadir dalam pertemuan itu.

Prof. Dr. Syafrizal Abbas, Dr. M Yasir Putra Utama, dan Dr Nurlis Effendi menyaksikan langsung momen apresiasi bagi para siswa. Kehadiran para juri ini menegaskan dukungan penuh terhadap perjalanan tim menuju kompetisi nasional. Pada kesempatan yang sama, Sekda Nasir memanfaatkannya untuk menyampaikan arahan khusus kepada Dinas Pendidikan Aceh dan Kepala SMA 2 Banda Aceh.

Wajib Karantina Sepuluh Hari

Sekda Nasir meminta jajaran pendidikan segera mengarantina 10 siswa tersebut demi persiapan matang. “Mereka harus digembleng dan masuk karantina. Carikan tempat yang bagus, sediakan semua kebutuhan mereka. Jangan sampai kelelahan, istirahat yang cukup, dan jangan sakit,” pesan Sekda Nasir.

Lebih lanjut, Sekda Nasir menjamin kesiapan anggaran penuh untuk mendukung program karantina ini. “Nanti saya dan Pak Kadis Pendidikan Aceh (Murthalamuddin) yang mencari anggarannya. Jadi soal biaya nggak perlu khawatir dan tak perlu dipikirkan. Biar kami yang sediakan,” katanya.

Ia pun menegaskan para siswa wajib mengikuti Training Center selama satu minggu penuh. “Mereka wajib masuk Training Center selama seminggu. Kita punya waktu 10 hari. Selama kompetisi, mereka harus disiapkan. Tidak ada kompetisi tanpa persiapan. Jadi harus disiapkan sehingga kompetitif. Nanti masuk final tingkat nasional, kami datang untuk menyaksikan dan memberi semangat,” tambahnya.

Apresiasi dari Dinas Pendidikan dan Sekolah

Sebagai balasan, Kadis Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menyampaikan terima kasih atas apresiasi Sekda Nasir untuk para siswa SMA 2 Banda Aceh. “Kami, di Dinas Pendidikan Aceh tentu wajib menjalankan amanah Pak Sekda. Bagaimana pun para siswa ini perlu diberi perhatian yang terbaik agar mereka dapat berkompetisi dengan bagus,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMA 2 Banda Aceh, Herlina Dewi, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas dukungan tersebut. Ia menganggap momen ini sebagai bentuk perhatian istimewa yang jarang sekolahnya rasakan. “Baru kali ini kami mendapat apresiasi seperti ini. Kami akan berusaha keras untuk dapat berkompetisi dengan baik nanti,” katanya.