Scroll untuk baca artikel
AcehHeadlinePemerintah

Wagub Aceh Dampingi Mendagri Serahkan Bantuan Presiden di Aceh Tamiang

3
×

Wagub Aceh Dampingi Mendagri Serahkan Bantuan Presiden di Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah mendampingi Mendagri Tito Karnavian memberikan arahan kepada Taruna Akmil dan Akpol di Batalion Raider 111 Tualang cut aceh tamiang, 23/1/2026

PewartaAceh|ACEH TAMIANG — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mendampingi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian dalam rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (23/1/2026).

Kunjungan tersebut diawali dengan pemberian arahan Menteri Dalam Negeri kepada para taruna Akademi Militer dan Akademi Kepolisian yang berlangsung di Batalion Raider 111 Tualang Cut.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Dalam arahannya, Mendagri menekankan pentingnya disiplin, kesiapsiagaan, serta sinergi antarlembaga dalam mendukung tugas pemerintahan dan pelayanan publik, khususnya di wilayah yang terdampak bencana.

Usai kegiatan tersebut, Mendagri bersama Wakil Gubernur Aceh melanjutkan agenda penyerahan Bantuan Presiden kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Penyerahan bantuan dipusatkan di Kompleks Kantor Bupati Aceh Tamiang.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi sembilan unit skid loader mini, 5.000 pasang sepatu bot, 3.000 unit gerobak dorong, serta masing-masing 1.000 unit sekop dan cangkul. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung percepatan pembersihan sisa lumpur dan material pascabencana.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Aceh Tamiang. Ia berharap seluruh bantuan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mempercepat pemulihan aktivitas warga dan pelayanan publik.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana,” ujar Fadhlullah.

Rangkaian kunjungan kerja ini sekaligus menegaskan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh dalam memperkuat kolaborasi serta mempercepat proses pemulihan pascabencana di Aceh.