PewartaAceh | BANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memberikan pengarahan strategis kepada jajaran pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banda Aceh di Lampriet, Kota Banda Aceh, Jumat (13/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, Kapolda menggarisbawahi pentingnya pemahaman aparatur negara terhadap kearifan lokal guna memperkuat sinergi antara kepolisian dan instansi perpajakan.
Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menegaskan bahwa pemahaman terhadap karakteristik sosial dan budaya masyarakat Aceh merupakan instrumen krusial dalam mendukung kelancaran tugas pelayanan publik. Menurutnya, pendekatan yang menghargai adat istiadat dan norma sosial akan mempermudah aparatur dalam membangun komunikasi serta meraih kepercayaan masyarakat.
“Pendekatan yang menghargai nilai budaya dan norma sosial masyarakat Aceh akan memudahkan aparatur negara dalam membangun komunikasi dan kepercayaan publik. Ini adalah kunci agar pelayanan, termasuk di bidang perpajakan, dapat diterima dengan baik,” ujar Kapolda.
Kapolda menyadari bahwa sebagian besar pegawai pajak di Aceh berasal dari luar daerah. Sebagai putra daerah, ia menjelaskan bahwa masyarakat Aceh memiliki karakter yang sangat religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai adat. Oleh karena itu, pendekatan yang humanis dan komunikatif menjadi prasyarat mutlak dalam menjalankan tugas negara di Bumi Serambi Mekkah.
Selain aspek budaya, kunjungan ini bertujuan mempererat kerja sama lintas sektoral antara Polda Aceh dan KPP Pratama Banda Aceh. Kapolda menyatakan kesiapan pihaknya dalam memberikan dukungan penuh, baik dari sisi pengamanan maupun penegakan hukum, guna meningkatkan kepatuhan perpajakan demi stabilitas ekonomi daerah.
Melalui sinergi ini, diharapkan para pegawai pajak dapat bekerja secara lebih adaptif terhadap dinamika sosial masyarakat. Hal ini diyakini mampu meningkatkan kesadaran pajak sekaligus menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Aceh.















