PewartaAceh | BANDA ACEH — Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir, menghadiri peluncuran buku Polda Aceh Meutuah di Gedung BSI Landmark Aceh, Rabu (3/6/2026). Dr Nurlis Effendi menulis buku tersebut untuk mengulas perjalanan pengabdian Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
M Nasir mengapresiasi terbitnya buku itu. Ia menilai buku tersebut menjadi catatan penting tentang konsep kepolisian yang dekat dengan masyarakat.
Menurut Nasir, semangat Polda Aceh Meutuah menggambarkan peran polisi sebagai pengayom sekaligus mitra masyarakat. Konsep itu juga mendukung terciptanya keamanan dan kesejahteraan di Aceh.
“Kami memahami bahwa konsep Polda Aceh Meutuah mencerminkan visi kepolisian yang tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan pengayom masyarakat dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan,” kata Nasir.
Ia menyebut buku tersebut dapat menjadi sumber pembelajaran bagi generasi mendatang. Isi buku juga memuat berbagai pemikiran dan pengalaman penting dalam pembangunan keamanan daerah.
Rekam Pengabdian Kapolda Aceh
Dr Nurlis Effendi yang menjabat Juru Bicara Pemerintah Aceh menulis buku Polda Aceh Meutuah. Buku itu mengulas perjalanan kepemimpinan Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah beserta gagasan terkait keamanan masyarakat.
Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah berharap buku tersebut memberi manfaat luas bagi masyarakat. Ia juga berharap isi buku mampu memberi kontribusi positif untuk pembangunan Aceh.
“Semoga buku ini bisa bermanfaat dan menjadi sumbangsih bagi Aceh nantinya,” ujar Marzuki Ali Basyah.
Peluncuran buku berlangsung dengan kehadiran sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat. Unsur Forkopimda Aceh, anggota Komisi III DPR RI, bupati, wali kota, hingga akademisi ikut menghadiri kegiatan tersebut.
Para pejabat utama Polda Aceh dan Kapolres jajaran juga mengikuti acara peluncuran. Panitia kemudian melanjutkan kegiatan dengan diskusi dan sesi tanya jawab mengenai isi buku.
Peserta diskusi membahas berbagai gagasan pembangunan keamanan di Aceh. Mereka juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah.















