Scroll untuk baca artikel
LangsaPemerintah

Sekda Aceh Dorong Sinergi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Ekonomi

34
×

Sekda Aceh Dorong Sinergi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Sekda Aceh M. Nasir buka High Level Meeting TPID dan TP2DD di Hotel Harmoni, Kota Langsa.

PewartaAceh | LANGSA – Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota memperkuat pengendalian inflasi serta mempercepat digitalisasi keuangan daerah. Ajakan itu disampaikan saat membuka High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Aceh di Hotel Harmoni, Kota Langsa, Senin (6/7/2026).

Pertemuan tersebut menghadirkan para bupati dan wali kota se-Aceh. Forum itu mengusung tema Sinergi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Keuangan untuk Pemulihan Ekonomi Aceh Pascabencana.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

M. Nasir menilai tema tersebut sangat relevan dengan kondisi Aceh saat ini. Karena itu, pemerintah perlu memperkuat kerja sama lintas sektor untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

“Pengendalian inflasi dan digitalisasi keuangan adalah dua agenda yang saling melengkapi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan tangguh,” kata M. Nasir, Sekretaris Daerah Aceh.

Perkuat Koordinasi Antarwilayah

M. Nasir meminta seluruh TPID kabupaten dan kota meningkatkan koordinasi. Dengan begitu, pemerintah dapat mengantisipasi kenaikan harga sebelum terjadi.

Ia menegaskan pengendalian inflasi tidak cukup mengandalkan langkah darurat. Sebaliknya, pemerintah perlu memperkuat perencanaan produksi, distribusi, dan cadangan pangan.

“Saya mengajak seluruh TPID untuk memperkuat koordinasi lintas wilayah. Daerah yang mengalami surplus produksi harus mampu menjadi penyangga bagi daerah yang kekurangan pasokan agar disparitas harga dapat ditekan,” tegas M. Nasir.

Menurutnya, kerja sama antarwilayah akan menjaga stabilitas harga. Selain itu, masyarakat juga memperoleh pasokan pangan yang lebih merata.

Digitalisasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi

M. Nasir juga mendorong percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Program tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

Ia menjelaskan digitalisasi tidak hanya memperbaiki pelayanan publik. Namun, digitalisasi juga membuka peluang bagi UMKM, petani, dan nelayan untuk masuk ke ekosistem ekonomi digital.

“Digitalisasi harus memberikan manfaat nyata. Kami berharap seluruh daerah terus mendorong inovasi layanan publik berbasis teknologi agar akuntabilitas dan optimalisasi pendapatan daerah dapat terus ditingkatkan,” ujar M. Nasir.

Pertemuan tersebut juga menargetkan lahirnya berbagai program strategis. Selanjutnya, setiap daerah diharapkan menjalankan program itu secara terukur.

M. Nasir menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Aceh dan Lhokseumawe, OJK, serta seluruh perbankan. Menurutnya, sinergi tersebut memperkuat transformasi ekonomi daerah.

Ia optimistis kolaborasi seluruh pihak akan menjaga daya beli masyarakat. Pada saat yang sama, Aceh dapat mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera.