Pewarta Aceh | BANDA ACEH – BBPOM Aceh bersama BPPMHKP Banda Aceh memperkuat pengawasan pangan di pasar. Tim melakukan pengawasan terpadu pada Kamis (13/8/2026). Kegiatan berlangsung di Pasar Ikan PPS Kutaraja dan Pasar Al Mahirah.
Pengawasan tersebut mendukung penerapan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017. Instruksi itu mengatur Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau Germas.
Tim melibatkan sejumlah instansi dalam pengawasan pangan segar. Pihak tersebut mencakup Pangkalan PSDKP Lampulo dan Pelabuhan PPS Kutaraja.
Syahbandar PPS Kutaraja juga ikut dalam kegiatan tersebut. Pengurus Pasar Al Mahirah dan Inspektur Mutu Stasiun PPMHKP Banda Aceh turut terlibat.
Tim Periksa Mutu Pangan Segar
Petugas memeriksa berbagai komoditas hasil kelautan dan perikanan. Komoditas itu meliputi ikan, udang, cumi-cumi, serta produk perikanan lainnya.
Tim mengecek kondisi produk secara langsung di lokasi. Petugas juga memeriksa suhu penyimpanan untuk menjaga mutu pangan.
Pengawasan tersebut tidak berhenti pada pemeriksaan fisik. Tim mengambil sejumlah sampel untuk menjalani pengujian laboratorium BPPMHKP.
Pengujian membantu memastikan produk memenuhi persyaratan mutu dan keamanan. Langkah ini penting sebelum pangan segar dikonsumsi masyarakat.
Tim juga memperhatikan kondisi sarana penjualan dan penyimpanan. Kebersihan serta cara penanganan produk menjadi bagian dari pengawasan.
Dorong Pedagang Terapkan Penanganan Pangan
Kepala Bagian Tata Usaha BBPOM Aceh, Marina Kaptriyani, menilai kolaborasi lintas sektor penting dalam pengawasan pangan.
“Pengawasan pangan akan lebih optimal ketika dilakukan secara terpadu,” ujar Marina.
Menurut Marina, setiap instansi dapat menjalankan pengawasan sesuai kewenangannya. Kolaborasi juga membantu menciptakan lingkungan pasar yang lebih sehat.
Pengawasan turut mendorong pelaku usaha memahami penanganan pangan yang baik. Pengelola pasar juga mendapat edukasi terkait kebersihan dan keamanan pangan.
Marina menilai edukasi perlu berjalan secara berkelanjutan. Dengan begitu, pelaku usaha dapat menerapkan keamanan pangan dalam kegiatan sehari-hari.
Hasil Pengawasan Jadi Bagian Penilaian Pasar
Hasil pengawasan terpadu nantinya menjadi bagian dalam penilaian pasar. Penilaian tersebut dapat mendorong pedagang memperbaiki pengelolaan pangan.
Perbaikan mencakup kebersihan, keamanan, penyimpanan, dan mutu produk. Langkah tersebut membantu menciptakan sentra pangan yang lebih aman.
BBPOM Aceh akan terus memperkuat kerja sama dengan BPPMHKP. Kolaborasi juga melibatkan berbagai pihak yang memiliki kewenangan dalam pengawasan pangan.
Sinergi tersebut diharapkan memperkuat perlindungan masyarakat. Upaya itu sekaligus mendukung pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Banda Aceh.















