Polisi Pastikan Kematian Tgk Zulkifli Berlangsung Wajar
Pewarta Aceh | BANDA ACEH – Polresta Banda Aceh menyelidiki kematian Ketua Baitul Mal Pidie Jaya, Tgk Zulkifli (48). Polisi melakukan olah TKP setelah korban meninggal di rumah singgahnya, Jumat (21/8/2026).
Korban tinggal di Gampong Lambaro Skep, Banda Aceh. Keluarga sempat mencurigai adanya kemungkinan kekerasan dalam kematian tersebut.
Polisi kemudian berkoordinasi dengan Polres Pidie Jaya. Tim Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh memeriksa rumah singgah korban.
Petugas juga membawa jenazah ke RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA). Tim Forensik kemudian melakukan Visum et Repertum dan autopsi.
Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fezuono menjelaskan hasil pemeriksaan. Ia menyampaikannya pada Minggu (23/8/2026).
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya riwayat penyakit jantung yang diduga kambuh,” ujar Kompol Dizha.
Berawal dari Korban Sulit Dihubungi
Keluarga mengetahui kondisi korban setelah teleponnya tidak aktif. Istri korban, Ainal Mardhiah (45), kemudian meminta bantuan Rosnia (43).
Rosnia merupakan kakak sepupu korban. Ia mendatangi rumah singgah Tgk Zulkifli untuk memastikan kondisinya.
Rosnia mengetuk pintu beberapa kali. Namun, tidak ada jawaban dari dalam rumah.
Setelah berkomunikasi dengan Ainal, Rosnia memeriksa pintu rumah. Pintu tersebut ternyata tidak terkunci.
Rosnia kemudian masuk dan menemukan korban terlentang di atas tilam. Saat itu, terdapat darah pada bagian mulut dan hidung korban.
“Setelah masuk ke dalam rumah, saksi menemukan korban sudah meninggal dunia dalam posisi terlentang di atas tilam,” kata Kompol Dizha.
Rosnia kemudian melapor kepada petugas keamanan kompleks. Warga dan pengurus lingkungan datang untuk membantu penanganan jenazah.
Keluarga awalnya membawa jenazah menggunakan ambulans ke Pidie Jaya. Namun, keluarga kemudian meminta pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Polresta Banda Aceh Tetapkan Pria 32 Tahun Tersangka Pelecehan Anak
Polisi Periksa Rumah hingga Kendaraan
Polisi selanjutnya membawa jenazah kembali ke RSUDZA. Tim Forensik melakukan pemeriksaan dan autopsi selama sekitar empat jam.
Di lokasi kejadian, petugas memeriksa seluruh bagian rumah. Pemeriksaan mencakup halaman, pintu, jendela, dan ruangan dalam rumah.
Polisi tidak menemukan kerusakan pada rumah. Petugas juga tidak menemukan kondisi mencurigakan di sekitar lokasi.
Tim kemudian memeriksa mobil Toyota Kijang Innova warna silver. Mobil tersebut memiliki nomor polisi BL 1038 AR.
“Dari hasil pemeriksaan terhadap kendaraan korban, tidak ditemukan adanya kerusakan maupun hal-hal yang mencurigakan,” ungkap Kompol Dizha.
Petugas menemukan tilam sebagai lokasi korban terakhir berada. Polisi juga menemukan sejumlah bercak darah di sekitar lokasi tersebut.
Pemeriksaan Forensik Tidak Temukan Kekerasan
Dokter Forensik RSUDZA, dr. Syarifah, ikut memeriksa jenazah korban. Tim memperkirakan korban meninggal sekitar 36 hingga 72 jam sebelum pemeriksaan.
Pemeriksaan bagian luar tubuh tidak menemukan tanda kekerasan. Tim juga tidak menemukan bekas suntikan pada kedua tangan korban.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” terang dr. Syarifah.
Dokter juga memeriksa bagian leher korban. Hasilnya tidak menunjukkan luka jeratan atau bekas cekikan.
Tim menemukan lecet kecil pada pinggul kanan korban. Namun, luka tersebut tidak menyebabkan kematian.
Pemeriksaan bagian dalam tubuh menunjukkan riwayat penyakit jantung. Tim juga menemukan pengapuran pada pembuluh darah besar.
Pemeriksaan turut menemukan kista pada ginjal. Sementara itu, paru-paru dan otak tidak menunjukkan temuan terkait kekerasan.
Tim Forensik mengambil sampel jantung dan otak untuk pemeriksaan lanjutan. Pemeriksaan tersebut akan berlangsung di Laboratorium Forensik.
“Kesimpulan sementara dari pemeriksaan dokter, penyebab kematian korban diduga berkaitan dengan penyakit jantung yang dideritanya,” pungkas Kompol Dizha.
Keluarga menerima hasil pemeriksaan dan autopsi tersebut. Polisi juga menyerahkan seluruh barang milik korban kepada keluarga.















