PewartaAceh | Jakarta, – Vidi Aldiano, penyanyi pop terkenal Indonesia yang berusia 35 tahun, wafat pada Sabtu (7 Maret 2026) pukul 16.33 WIB di sebuah rumah sakit di Jakarta, setelah bertahun-tahun berjuang melawan kanker ginjal stadium tiga yang pertama kali didiagnosis pada 2019. Keluarga dan manajemennya mengonfirmasi kepergiannya melalui pernyataan resmi di media sosial seperti Instagram dan X. Rekan musisi ternama seperti Andi Rianto, Deddy Corbuzier, serta Melly Goeslaw langsung menyampaikan duka cita mendalam. Mengapa kepergian ini begitu tragis? Karena Vidi bukan hanya penyanyi berbakat dengan suara emas, tetapi juga inspirasi bagi jutaan penggemar melalui lagu-lagu hitsnya yang menyentuh hati sepanjang dua dekade kariernya.
Riwayat Perjuangan Melawan Penyakit
Perjalanan Vidi melawan kanker dimulai secara tak terduga pada 2019. Saat itu, ia mengalami kehilangan suara secara mendadak yang memaksanya menjalani pemeriksaan medis mendalam. Dokter menemukan tumor berukuran 5 sentimeter di ginjal kirinya, yang kemudian dikonfirmasi sebagai kanker stadium tiga. Vidi segera menjalani operasi pengangkatan tumor di Singapura, diikuti dengan sesi kemoterapi intensif dan terapi pendukung lainnya. Kondisinya sempat membaik signifikan pada 2023, memungkinkannya kembali tampil di panggung dan merilis single baru. Sayangnya, sel kanker menyebar kembali pada 2025, membuatnya harus dirawat intensif hingga hari-hari terakhir. Keluarga menyatakan bahwa Vidi wafat dengan tenang, dikelilingi orang-orang tercinta, sambil mengucapkan doa “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un”.
Pernyataan Resmi Keluarga dan Respons Selebriti
Manajer Vidi merilis pernyataan resmi: “Vidi telah berjuang sekuat tenaga. Ia pergi dengan damai, meninggalkan warisan musik yang tak tergantikan.” Deddy Corbuzier, sahabat dekatnya, menulis di Instagram: “My heart is broken… Gone too soon, bro.” Andi Rianto, yang sering berkolaborasi, berkata: “Selamat jalan, sahabat. Suaramu abadi.” Melly Goeslaw menambahkan: “Kami kehilangan saudara di industri ini.” Reaksi serupa datang dari Raisa, Tulus, dan Isyana Sarasvati, yang semuanya mengenang Vidi sebagai sosok rendah hati dan vokal brilian. Gelombang belasungkawa ini memenuhi media sosial dalam hitungan jam.
Karier Gemilang dan Prestasi
Vidi Aldiano memulai karier profesionalnya sejak menjuarai kontes nyanyi nasional pada 2006. Ia merilis lebih dari belasan album studio, dengan hits ikonik seperti “Menghapus Jejakmu”, “Nuansa Bening”, “Sampai Membunuhmu”, dan “Peluk Rasanya” yang mendominasi tangga lagu Anugerah Musik Indonesia (AMI) selama 2010-an. Penghargaan AMI Awards untuk kategori penyanyi pop pria terbaik menjadi bukti dominasinya. Vidi juga dikenal aktif dalam kegiatan amal, termasuk konser penggalangan dana untuk korban bencana alam. Penampilan terakhirnya pada Februari 2026 di festival musik Jakarta masih dikenang penggemar sebagai momen emosional, meski kondisinya sudah lemah.
Reaksi Publik dan Rencana Perpisahan
Penggemar di seluruh Indonesia dan dunia mengungkapkan duka melalui media sosial, dengan tagar #RIPVidi trending nomor satu secara global. Komunitas musik nasional merencanakan virtual tribute concert malam ini, menampilkan cover lagu-lagunya. Pemakaman dijadwalkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, dengan prosesi sederhana sesuai keinginan keluarga. Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyampaikan penghormatan atas kontribusinya terhadap industri hiburan Tanah Air.















