Scroll untuk baca artikel
Nagan Raya

Bupati Nagan Raya Dorong Implementasi Kurikulum Cinta untuk Cetak Generasi Rabbani

30
×

Bupati Nagan Raya Dorong Implementasi Kurikulum Cinta untuk Cetak Generasi Rabbani

Sebarkan artikel ini
Bupati Nagan Raya Dr TR Keumangan membuka seminar Guru Madrasah bertema Kurikulum Cinta di Aula Kemenag.

Pewarta Aceh | SUKA MAKMUE – Bupati Nagan Raya, Dr. TR Keumangan, SH, MH, membuka Seminar Guru Madrasah di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nagan Raya, Selasa (21/7/2026). Seminar bertema “Membumikan Kurikulum Cinta di Madrasah: Mendidik dengan Hati, Mencetak Generasi Rabbani untuk Nagan Raya” itu diikuti sekitar 130 guru Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Nagan Raya.

Panitia menggelar kegiatan tersebut dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-24 Kabupaten Nagan Raya. Selain itu, Persatuan Guru Madrasah (PGM) Indonesia PD Nagan Raya juga memperingati hari lahirnya yang ke-18 melalui seminar tersebut.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Dalam sambutannya, Bupati TR Keumangan menegaskan bahwa guru memegang peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada kualitas pendidikan dan karakter generasi muda.

Karena itu, Bupati mengajak seluruh guru terus meningkatkan kompetensi. Ia juga mendorong para pendidik menanamkan nilai moral, akhlak, dan keislaman kepada setiap peserta didik sejak dini.

Kurikulum Cinta Jadi Fondasi Pendidikan Madrasah

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya, Dr. H. Salman Al Farisi, S.Ag., M.Pd., mengawali sesi materi. Ia menjelaskan pentingnya implementasi Kurikulum Cinta sebagai fondasi pembelajaran di madrasah.

Menurut Salman, Kurikulum Cinta mengajarkan kasih sayang, akhlak mulia, dan pembentukan karakter peserta didik. Dengan demikian, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih humanis sekaligus membangun budaya sekolah yang positif.

Selanjutnya, Dosen STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Dr. Ikhwan, MH, membahas tantangan pendidikan pada era digital. Ia mengingatkan guru agar terus berinovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Tak hanya itu, Ikhwan juga mengajak guru memanfaatkan perkembangan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Menurutnya, inovasi dan karakter harus berjalan seiring agar pendidikan mampu menjawab tantangan zaman.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Nagan Raya, Ardiansyah, M.Si., memberikan motivasi kepada peserta seminar. Ia mengajak guru menjadi agen perubahan melalui dedikasi, keteladanan, dan semangat menginspirasi peserta didik.

DPRK Siap Perjuangkan Aspirasi Guru

Wakil Ketua II DPRK Nagan Raya, Dr. Said Syahrul Rahmad, SH, MH, mengikuti seminar sejak pembukaan hingga penutupan. Bahkan, ia memberikan apresiasi kepada Kementerian Agama dan PGM Indonesia PD Nagan Raya atas penyelenggaraan seminar tersebut.

Menurut Said, berbagai masukan dari para guru akan menjadi bahan penting bagi DPRK dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran. Oleh sebab itu, DPRK berkomitmen memperjuangkan berbagai kebutuhan pendidikan di Kabupaten Nagan Raya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru yang telah menyampaikan berbagai inspirasi dan masukan. Aspirasi yang berkaitan dengan dunia pendidikan akan kami pelajari dan perjuangkan. Hal-hal yang masih perlu dibenahi akan kami upayakan bersama, sedangkan program yang sudah baik akan terus kami dukung dan pertahankan demi kemajuan pendidikan di Nagan Raya,” kata Said Syahrul Rahmad.

Di sisi lain, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Nagan Raya, Dr. H. Salman Al Farisi, S.Ag., M.Pd., mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, DPRK, para narasumber, serta seluruh guru yang mengikuti seminar tersebut.

Ia berharap seminar serupa terus berlangsung setiap tahun. Menurutnya, kegiatan itu membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, legislatif, akademisi, dan guru untuk meningkatkan kompetensi pendidik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Nagan Raya, Wakil Ketua DPRK, para narasumber, dan seluruh guru madrasah yang telah berpartisipasi. Semoga seminar ini tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih humanis, berkarakter, dan melahirkan generasi Rabbani yang mampu membawa Nagan Raya semakin maju,” ujar Salman Al Farisi.

Panitia mengakhiri seminar pada pukul 14.00 WIB. Wakil Ketua II DPRK Nagan Raya kemudian menutup kegiatan secara resmi. Seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan antusias. Dengan demikian, seminar ini memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Kementerian Agama, dan guru madrasah untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Nagan Raya.