Pewarta Aceh | SUKA MAKMUE – Kejaksaan Negeri Nagan Raya menanam ribuan pohon mangrove di Pantai Kolam Bebek. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-63. Penanaman berlangsung di Gampong Kuala Trang, Kecamatan Kuala Pesisir, Minggu (30/8/2026). Kajari Nagan Raya Arwin Adinata memimpin langsung aksi tersebut.
Jajaran jaksa dan staf Kejari Nagan Raya turut hadir dalam kegiatan ini. Bahkan, pengurus PWI Nagan Raya juga ikut ambil bagian dalam penanaman. Kegiatan tersebut menyasar kawasan pesisir yang memang rawan abrasi.
Arwin Adinata menjelaskan tujuan utama dari aksi penanaman ini. Ia berharap ribuan pohon mangrove mampu mencegah abrasi pantai. Selain itu, langkah ini juga bertujuan melestarikan ekosistem pesisir Nagan Raya.
Wujud Kepedulian Kejaksaan pada Lingkungan
Arwin menyebut penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian kejaksaan terhadap alam. Kegiatan ini juga mempererat hubungan antara Kejaksaan dan masyarakat setempat. Menurutnya, aksi ini akan meninggalkan manfaat jangka panjang bagi warga pesisir.
“Semoga langkah kecil ini dapat menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang,” ucap Arwin Adinata, Kepala Kejaksaan Negeri Nagan Raya.
Arwin menegaskan penanaman mangrove akan memperkuat benteng alami pesisir dari abrasi. Bahkan, kegiatan ini juga menjadi simbol komitmen kejaksaan menjaga kelestarian alam. Ia meyakini langkah ini turut mendukung kesejahteraan masyarakat luas.
“Pohon manggrove ini mampu memulihkan lingkungan, melindungi serta menjaga ekosistem di kawasan pesisir pantai,” ujar Arwin Adinata, Kepala Kejaksaan Negeri Nagan Raya.
Baca Juga: Ari Saputra Apresiasi Danyon C Pelopor Hadirkan Tgk Habibi
Dukungan Warga dan Manfaat Ekonomi
Keuchik Gampong Kuala Trang, Teuku Darlisman, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. Ia berterima kasih kepada Kejari Nagan Raya yang mendukung pemulihan lingkungan pesisir. Nantinya, kawasan mangrove ini akan menjadi tempat berkembang biak ekosistem pesisir.
Darlisman menyebut hutan mangrove berpotensi menjadi kawasan wisata alam. Wilayah ini juga dapat menjadi lokasi edukasi lingkungan bagi masyarakat. Bahkan, ia optimistis pengembangan kawasan ini bakal mendatangkan pendapatan tambahan bagi warga sekitar.
Keberadaan hutan mangrove turut mendukung hasil tangkapan para nelayan setempat. Ekosistem yang terjaga akan meningkatkan populasi biota laut di sekitar pesisir. Karena itu, warga berharap kegiatan serupa terus berlanjut di masa mendatang. [Zulfikar]
















