Scroll untuk baca artikel
Banda Aceh

BBPOM Aceh Dorong Produk Lokal Naik Kelas di Momentum Maulid

20
×

BBPOM Aceh Dorong Produk Lokal Naik Kelas di Momentum Maulid

Sebarkan artikel ini
Kepala BBPOM Aceh Riyanto bersama pemilik PT Nakusuka Food Indonesia Hamdani Abdullah usai penyerahan izin edar produk lokal.

Pewarta Aceh | BANDA ACEH – BBPOM Aceh mendorong pelaku usaha pangan lokal menaikkan kualitas dan daya saing produk. Dorongan ini mengiringi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Selasa (1/9/2026). BBPOM Aceh menekankan pentingnya keamanan, mutu, dan legalitas pangan bagi pelaku usaha daerah.

Kegiatan tersebut menghadirkan Hamdani Abdullah, pemilik PT Nakusuka Food Indonesia. Perusahaan asal Aceh Besar ini berhasil mengantongi izin edar BBPOM untuk tiga produk olahannya, sehingga makin layak dipercaya konsumen. Ketiga produk itu meliputi Serundeng Rasa Pedas Daun Temurui Aceh, Serundeng Teri Kacang, dan Serundeng Bawang Goreng.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Apresiasi BBPOM untuk Pelaku Usaha Lokal

Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, memberikan apresiasi atas komitmen PT Nakusuka Food Indonesia. Ia menilai capaian ini sebagai bukti nyata kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha. Kolaborasi tersebut menghadirkan produk pangan lokal yang aman dan bermutu bagi masyarakat.

“Maulid Nabi mengajarkan kita untuk terus adaptif menghadapi perubahan, tetapi tetap teguh pada prinsip,” kata Riyanto, Kepala BBPOM Aceh. Ia menambahkan bahwa BBPOM mewujudkan semangat itu lewat kolaborasi dan pendampingan usaha. BBPOM Aceh berharap produk pangan lokal Aceh berkembang, sekaligus memenuhi standar keamanan dan legalitas.

PT Nakusuka Food Indonesia menerima pendampingan penuh dari BBPOM Aceh. Pendampingan ini mencakup konsultasi hingga pemenuhan berbagai persyaratan registrasi pangan olahan. BBPOM Aceh memastikan pelaku usaha memahami bahwa regulasi bukan sekadar kewajiban administratif.

Riyanto menegaskan bahwa pengawasan obat dan makanan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Badan POM tidak dapat bekerja sendirian dalam menjalankan tugas pengawasan. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah, akademisi, aparat hukum, dan pelaku usaha menjadi kunci membangun ekosistem pangan yang aman.

“Kehadiran PT Nakusuka Food Indonesia menjadi salah satu gambaran semangat kolaborasi yang ingin terus kami bangun,” lanjut Riyanto. Pelaku usaha terus beradaptasi dengan regulasi dan tuntutan mutu. Di sisi lain, BBPOM berkomitmen meningkatkan pelayanan, pembinaan, dan pendampingan bagi mitra usahanya.

Izin Edar Buka Peluang Pasar Lebih Luas

Bagi PT Nakusuka Food Indonesia, izin edar BBPOM menjadi tonggak penting perjalanan usaha. Legalitas ini membuktikan produk sudah memenuhi seluruh persyaratan pemerintah. Status tersebut juga menjadi modal memperluas pemasaran, sekaligus membangun kepercayaan konsumen.

Hamdani Abdullah mengungkapkan bahwa pendampingan BBPOM Aceh sangat membantu proses registrasi usahanya. Pihaknya kini memahami seluruh persyaratan wajib bagi pelaku usaha pangan olahan.

Baca Juga: BBPOM Aceh dan Bea Cukai Banda Aceh Perkuat Pengawasan

“Pendampingan dari BBPOM Aceh membantu kami memahami apa saja yang harus dipenuhi,” ujar Hamdani, pemilik PT Nakusuka Food Indonesia. Ia menyebut pihaknya kini tidak hanya fokus pada rasa dan pemasaran produk. Nakusuka turut memastikan produknya aman dan memenuhi seluruh ketentuan berlaku.

Hamdani berharap legalitas barunya membuka peluang pasar lebih luas. Ia juga mendorong timnya terus berinovasi, sambil menjaga kualitas produk andalan. Tiga varian serundeng Nakusuka kini hadir dengan cita rasa khas Aceh, sekaligus membawa jaminan legalitas resmi.

Tausiah Maulid Perkuat Semangat Keteladanan

Dalam kesempatan yang sama, Ustad Dr. Mizaj Iskandar menyampaikan tausiah Maulid kepada keluarga besar BBPOM Aceh. Ia mengajak seluruh peserta menghadirkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Meneladani Rasulullah SAW bukan hanya dengan mengenang kelahiran beliau, tetapi bagaimana nilai-nilai keteladanan itu kita hadirkan dalam kehidupan,” tutur Ustad Mizaj Iskandar. Ia menyebut kejujuran, amanah, dan semangat kerja sama sebagai nilai penting yang harus terus hidup. Nilai tersebut relevan untuk pekerjaan sehari-hari dan pelayanan kepada masyarakat.

Pesan tausiah ini selaras dengan semangat kolaborasi BBPOM Aceh bersama pelaku usaha. Perlindungan masyarakat dalam pengawasan obat dan makanan membutuhkan sinergi banyak pihak. Kesadaran konsumen memilih produk aman turut menjadi bagian penting ekosistem tersebut.

Izin edar ini membuka jalan bagi ketiga produk Nakusuka untuk semakin populer di pasar. Masyarakat pun mendapat jaminan keamanan atas produk pangan olahan yang beredar. BBPOM Aceh menegaskan komitmennya membangun ekosistem pangan lokal yang aman, bermutu, dan berdaya saing.