Scroll untuk baca artikel
Aceh UtaraPemerintah

Kak Na Dorong Perajin Aceh Utara Kembangkan Batik Motif Khas Daerah

34
×

Kak Na Dorong Perajin Aceh Utara Kembangkan Batik Motif Khas Daerah

Sebarkan artikel ini
Kak Na mengunjungi Gerai Dekranasda Aceh Utara dan menyerahkan bantuan peralatan bagi perajin.

Kak Na Dorong Pengembangan Batik Khas Aceh Utara

Pewarta Aceh | ACEH UTARA – Ketua Dekranasda Aceh Marlina Muzakir mendorong pengembangan batik khas Aceh Utara. Ia menyampaikan hal itu saat mengunjungi Gerai Dekranasda Aceh Utara, Selasa (1/9/2026).

Menurut Kak Na, batik memiliki peluang ekonomi yang besar bagi perajin. Karena itu, perajin Aceh dapat mengembangkan batik dengan identitas budaya daerah.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

“Batik sangat populer, sering dikenakan dan tentu saja bernilai ekonomi tinggi,” ujar Kak Na.

Ia menyebut sejumlah daerah telah mengembangkan batik sebagai produk unggulan. Aceh juga memiliki peluang mengembangkan batik dengan motif khas masing-masing daerah.

Kak Na kemudian mendorong Dekranasda Aceh Utara mencari motif yang mencerminkan daerah tersebut. Motif itu dapat dikembangkan menjadi produk wastra khas Aceh Utara.

Dekranasda Aceh Serahkan Bantuan Mesin

Kak Na juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada Dekranasda Aceh Utara. Bantuan tersebut terdiri atas dua mesin jahit dan dua mesin obras.

Dekranasda Aceh turut memberikan lima mal batik cap. Peralatan tersebut diharapkan mendukung aktivitas produksi para perajin.

“Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal dalam mendukung aktivitas pengrajin,” kata Kak Na.

Ia berharap bantuan tersebut meningkatkan kemampuan produksi para perajin. Produk kerajinan juga diharapkan mampu memberi tambahan pendapatan bagi keluarga.

Baca Juga: Polisi Amankan Mobil Angkut 600 Liter Bio Solar di Banda Aceh

Dorong Peningkatan Kualitas Produk

Kak Na meminta Dekranasda Aceh Utara terus membina perajin binaannya. Ia menilai kreativitas perajin Aceh sudah menunjukkan perkembangan positif.

Namun, perajin tetap perlu meningkatkan kualitas produknya. Peningkatan mutu menjadi penting agar produk mampu bersaing di pasar.

“Kualitas produksi harus terus ditingkatkan agar produk kita dilirik pasar,” ujar Kak Na.

Ia juga meminta perajin memperhatikan harga jual produknya. Harga yang kompetitif dapat membantu produk bersaing dengan produk dari daerah lain.

Pengembangan batik khas daerah juga dapat memperkuat identitas produk Aceh. Karena itu, inovasi motif dan peningkatan kualitas perlu berjalan bersama.

Dalam kunjungan tersebut, Kak Na didampingi Ketua Dekranasda Aceh Utara Musliana Ismail. Sejumlah pengurus Dekranasda Aceh Utara turut mendampingi kegiatan tersebut.