Scroll untuk baca artikel
Banda Aceh

ATM BPOM Hadir di Pidie dan Lhokseumawe, Layanan Makin Dekat

56
×

ATM BPOM Hadir di Pidie dan Lhokseumawe, Layanan Makin Dekat

Sebarkan artikel ini
BBPOM Aceh menyerahkan dan menguji perangkat ATM BPOM di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pidie dan Lhokseumawe.

Pewarta Aceh | BANDA ACEH – BBPOM Aceh memperluas layanan digital melalui inovasi ATM BPOM. Layanan ini hadir di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pidie dan Kota Lhokseumawe.

Tim BBPOM Aceh menyerahkan perangkat tersebut mulai Kamis (20/8/2026). Tim juga melakukan koordinasi dan uji coba bersama pemerintah daerah.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Kehadiran ATM BPOM bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat. Pelaku usaha juga dapat mengakses informasi dan konsultasi terkait obat serta makanan.

Masyarakat tidak perlu selalu datang ke Banda Aceh untuk memperoleh layanan. Mereka dapat memanfaatkan layanan digital melalui fasilitas MPP di daerah masing-masing.

ATM BPOM Diuji di MPP Pidie

Tim BBPOM Aceh lebih dahulu berkoordinasi dengan DPMPTSP Kabupaten Pidie. Plt Kepala DPMPTSP Pidie Sri Rahayu menerima langsung kunjungan tersebut.

Sekretaris DPMPTSP Pidie Rita Sulaksmi turut mengikuti pertemuan. Kedua pihak membahas kesiapan integrasi layanan ATM BPOM di MPP Pidie.

Tim juga melakukan uji coba perangkat untuk memastikan kesiapan operasional. Pemerintah Kabupaten Pidie menyambut inovasi tersebut.

“Hadirnya inovasi ATM BPOM ini sangat membantu masyarakat Pidie. Layanan konsultasi obat dan makanan kini menjadi jauh lebih dekat, cepat, dan transparan tanpa terkendala jarak,” ujar Sri Rahayu.

Lhokseumawe Siapkan Layanan Terintegrasi

Koordinasi berikutnya berlangsung bersama DPMPTSP dan Naker Kota Lhokseumawe. Kepala DPMPTSP dan Naker Lhokseumawe Safriadi menerima tim BBPOM Aceh.

Sekretaris DPMPTSP dan Naker Lhokseumawe Amru turut mendampingi pertemuan tersebut. Kedua pihak membahas kesiapan penerapan ATM BPOM di MPP Lhokseumawe.

Safriadi menilai layanan tersebut membantu pelaku usaha lokal. Mereka dapat memperoleh informasi terkait regulasi obat dan makanan secara lebih mudah.

“Inovasi ini adalah bentuk kolaborasi nyata dalam mempermudah perizinan dan pengawasan produk di daerah,” ungkap Safriadi.

Ia juga menyatakan kesiapan pemerintah kota mendukung operasional ATM BPOM. Dukungan tersebut bertujuan memastikan layanan memberi manfaat bagi pelaku usaha.

Baca Juga: Plt Sekda Aceh Hadiri Maulid Nabi di Masjid Raya Baiturrahman

BBPOM Aceh Perluas Akses Pelayanan

Ketua Tim Pelayanan Publik BBPOM Aceh Desi Ariyanti Ningsih memimpin rangkaian kegiatan tersebut. Ia juga menyerahkan dan menguji perangkat ATM BPOM di kedua MPP.

Desi mengatakan inovasi tersebut menjawab kendala jarak geografis. Masyarakat Aceh dapat memperoleh layanan BPOM tanpa harus selalu mendatangi Banda Aceh.

“Kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat, khususnya pelaku UMKM di daerah, mendapatkan akses pelayanan publik yang setara, mudah, dan akuntabel,” tutur Desi.

ATM BPOM menyediakan akses konsultasi dan informasi pengawasan obat serta makanan. Layanan tersebut juga mendukung edukasi dan pendampingan bagi masyarakat dan pelaku usaha.

BBPOM Aceh berharap layanan di Pidie dan Lhokseumawe meningkatkan efektivitas pelayanan publik. Kolaborasi dengan pemerintah daerah juga diharapkan memperkuat pengawasan produk di wilayah tersebut.

Kehadiran ATM BPOM menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik berbasis teknologi. BBPOM Aceh menargetkan layanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan sesuai kebutuhan masyarakat.