Scroll untuk baca artikel
Pemerintah

Sekda Aceh Lantik Pejabat Baru, Targetkan Percepatan Realisasi Anggaran

2
×

Sekda Aceh Lantik Pejabat Baru, Targetkan Percepatan Realisasi Anggaran

Sebarkan artikel ini

PewartaAceh | BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, resmi melantik sejumlah pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Aceh. Prosesi pelantikan tersebut berlangsung khidmat di Meuligoe Gubernur Aceh pada Selasa (12/5/2026).

Selain itu, M. Nasir bertindak langsung atas nama Gubernur Aceh dalam pengambilan sumpah jabatan tersebut. Meskipun acara berlangsung terbatas, sejumlah pejabat eselon II, Kepala SKPA, dan Staf Ahli Gubernur turut menyaksikan seremoni ini. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat kapasitas birokrasi daerah agar lebih solid.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Dalam sambutannya, Sekda menekankan bahwa jabatan baru tersebut merupakan amanah yang besar. Oleh karena itu, para pejabat wajib menjalankan tugas dengan integritas tinggi serta semangat pengabdian. Lebih lanjut, Gubernur berharap birokrasi Aceh tampil lebih responsif dalam melayani kebutuhan masyarakat secara cepat.

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah Aceh, T. Kamaruzzaman (Ampon Man), menjelaskan bahwa mutasi ini mendukung percepatan kinerja di berbagai sektor. Oleh sebab itu, ia meminta para pejabat segera beradaptasi dan bekerja efektif. Saat ini, pemerintah memang tengah fokus mengejar capaian program dan serapan anggaran tahun berjalan.

Terkait hal tersebut, hingga 11 Mei 2026, realisasi keuangan Pemerintah Aceh baru mencapai 26,09 persen. Padahal, pemerintah menargetkan angka tersebut meningkat menjadi 29,23 persen pada akhir Mei mendatang. Maka dari itu, kehadiran pejabat baru diharapkan mampu menjadi motor penggerak pencapaian target fisik maupun keuangan.

Di sisi lain, Ampon Man juga mengingatkan pentingnya percepatan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA). Oleh karena dokumen tersebut harus rampung pada 30 Juni 2026, perencanaan harus dilakukan secara disiplin. Singkatnya, fokus utama RKPA akan tetap mengacu pada belanja prioritas, termasuk penguatan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).