Scroll untuk baca artikel
InternasionalTeknologi

Samsung Hidupkan Lagi Proses 1,4nm, Siap Tantang TSMC dan Intel

85
×

Samsung Hidupkan Lagi Proses 1,4nm, Siap Tantang TSMC dan Intel

Sebarkan artikel ini
Samsung kembali mengembangkan foundry 1,4nm untuk bersaing dengan TSMC dan Intel.

PewartaAceh | JAKARTA – Samsung kembali melanjutkan pengembangan teknologi foundry 1,4 nanometer (nm) untuk memperkuat daya saing di industri semikonduktor global. Perusahaan asal Korea Selatan itu menargetkan produksi massal teknologi tersebut pada 2029 setelah sebelumnya menetapkan target 2027. Langkah ini memperlihatkan keseriusan Samsung mengejar TSMC dan Intel.

Saat ini TSMC dan Intel memimpin pengembangan teknologi chip kelas 1,4nm. Meski sama-sama mengusung kelas 1,4nm, setiap perusahaan mengembangkan arsitektur proses yang berbeda.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Samsung memberi nama proses terbarunya SF1.4. TSMC menggunakan nama A14, sedangkan Intel memperkenalkan Intel 14A.

Samsung Fokus Mempercepat Persiapan

Samsung meminta Applied Materials dan Lam Research memulai pengembangan awal peralatan produksi. Kedua perusahaan itu menjadi mitra utama Samsung dalam pengembangan teknologi semikonduktor.

Melalui kerja sama tersebut, Samsung mempercepat kesiapan fasilitas risetnya. Perusahaan akan mengirim seluruh peralatan baru ke pusat riset semikonduktor NRD-K.

Samsung sebelumnya mengalihkan fokus ke pengembangan proses 2nm. Strategi itu membantu perusahaan meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat daya saing bisnis foundry.

Tak hanya itu, Samsung juga memperoleh pesanan chip AI generasi berikutnya dari Tesla. Keberhasilan tersebut mendorong perusahaan kembali mempercepat proyek 1,4nm.

High NA EUV Perkuat Teknologi Samsung

ASML telah mengirim mesin High Numerical Aperture Extreme Ultraviolet (High NA EUV) ke fasilitas NRD-K milik Samsung. Samsung akan memanfaatkan teknologi tersebut pada beberapa lapisan proses 1,4nm.

Dengan langkah itu, Samsung berharap dapat meningkatkan akurasi produksi sekaligus efisiensi manufaktur chip generasi baru.

Samsung juga memesan peralatan untuk mengembangkan NAND V12 generasi berikutnya. Perusahaan memperkirakan produksi massal memori tersebut mulai berjalan sekitar 2030.

Persaingan Semakin Ketat

Intel berencana memulai produksi massal Intel 14A pada 2027. Sementara itu, TSMC menargetkan produksi massal A14 pada 2028.

Samsung memang memulai produksi lebih lambat. Meski begitu, perusahaan masih memiliki peluang mengejar ketertinggalan melalui pemanfaatan mesin High NA EUV.

Saat ini TSMC belum memanfaatkan teknologi High NA EUV dalam proses produksinya. Kondisi tersebut memberi Samsung peluang memperkecil jarak teknologi dengan para pesaing.

Persaingan industri semikonduktor diperkirakan semakin sengit beberapa tahun mendatang. Karena itu, setiap produsen terus mempercepat inovasi untuk memenuhi kebutuhan chip AI, pusat data, dan perangkat elektronik generasi baru.