Scroll untuk baca artikel
Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H - PT Midaya Network Group dan PewartaAceh.com
AcehHeadlinePemerintah

Percepat Pemulihan Pasca-Bencana, Wagub Aceh Bahas Penyesuaian Dana TKD Bersama Mendagri

6
×

Percepat Pemulihan Pasca-Bencana, Wagub Aceh Bahas Penyesuaian Dana TKD Bersama Mendagri

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, SE didampingi Asisten administrasi Umum Setda Aceh, Dr. A. Murtala., M. Si, dan SKPA Terkait lainya mengikuti rapat sosialisasi tentang penyesuaian TKD tahun 2026 Dalam APBD bagi Daerah terdampak Bencana dengan Mendagri, TiTo Karnavian secara Zoom dj ruang Rapat Asisten III Setda Aceh, Banda Aceh, 5/3/2026

PewartaAceh | BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengikuti rapat koordinasi virtual bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian guna membahas sosialisasi penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026. Fokus utama pertemuan ini adalah optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bagi wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada Kamis (5/3/2026).

Bertempat di Kantor Gubernur Aceh, Wagub Fadhlullah didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh A. Murtala, Kepala Pelaksana BPBA Teuku Bahron Bakti, serta perwakilan dari Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) dan Bappeda Aceh.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa penyesuaian alokasi TKD ini didasarkan pada Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 59 Tahun 2026. Regulasi tersebut mengatur rincian alokasi dan mekanisme penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), serta Dana Otonomi Khusus (Otsus) bagi daerah yang mengalami eskalasi dampak bencana.

Total tambahan dana TKD yang dialokasikan untuk wilayah terdampak di tiga provinsi tersebut mencapai Rp10,65 triliun. Penyaluran dilakukan secara stimulan dalam tiga tahap: tahap pertama sebesar 40% (Februari), tahap kedua 30% (Maret), dan tahap ketiga 30% (April). Berdasarkan data per 27 Februari 2026, realisasi penyaluran telah menyentuh angka Rp4,38 triliun atau sekitar 41% dari total pagu anggaran.

“Langkah penyesuaian ini bertujuan untuk menjaga stabilitas fiskal daerah. Kami ingin memastikan pemerintah daerah memiliki ruang anggaran yang cukup untuk membiayai program pembangunan sekaligus menangani dampak bencana secara efektif,” tegas pihak Kementerian Dalam Negeri dalam pemaparannya.

Menanggapi kebijakan tersebut, Wakil Gubernur Fadhlullah menyampaikan apresiasi mendalam atas respons cepat pemerintah pusat. Ia menilai dukungan fiskal ini sangat krusial bagi percepatan rekonstruksi infrastruktur dan pemulihan ekonomi masyarakat Aceh yang terdampak bencana.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Presiden serta seluruh jajaran pemerintah pusat. Upaya kolaboratif ini merupakan bukti nyata komitmen negara dalam membangun kembali daerah-daerah yang dilanda bencana,” ujar pria yang akrab disapa Dek Fadh tersebut.