PewartaAceh | BANDA ACEH – Sebanyak 16 klub sepak bola resmi beradu kekuatan dalam turnamen Kapolresta Cup yang kembali bergulir mulai Selasa, 23 Juni 2026, di Lapangan Embassy Mini Soccer, Gampong Peurada, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Polresta Banda Aceh menggelar turnamen ini untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, dan pertandingan berlangsung hingga 27 Juni 2026.
Jajaran pejabat utama Polresta Banda Aceh dan seluruh personel yang siap berlaga memadati lapangan pada pembukaan turnamen. Bahkan, antusiasme peserta terasa sejak menit pertama, mencerminkan semangat kompetisi sehat yang mewarnai kegiatan tahunan ini.
Sportivitas Jadi Ruh Turnamen
Wakapolresta Banda Aceh AKBP Henki Ismanto menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi biasa. Turnamen ini, menurutnya, menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus membangun semangat kebersamaan di lingkungan Polresta.
“Olahraga merupakan media yang sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, dan persatuan. Melalui turnamen ini kita berharap dapat menjaga tubuh yang sehat serta memiliki semangat kompetisi yang positif dan menjunjung tinggi fair play,” ujar AKBP Henki.
Selain itu, AKBP Henki mengajak seluruh peserta untuk memaknai turnamen ini sebagai ajang mempererat persaudaraan. Ia mengingatkan bahwa menang dan kalah adalah hal biasa dalam sebuah pertandingan, tetapi sikap sportif dan saling menghormati jauh lebih bernilai dari sebuah trofi.
Kepada wasit dan panitia, AKBP Henki berpesan agar mereka menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan penuh tanggung jawab. Dengan demikian, seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
16 Klub Berebut Trofi Piala Kapolresta
Ketua Panitia Pelaksana Kompol Miftahuda Dizha Fezuono menjelaskan bahwa turnamen ini melibatkan 16 klub yang bersaing ketat memperebutkan Piala Kapolresta Cup. Ia pun berharap ajang ini melahirkan bibit-bibit pemain potensial yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
“Ada 16 klub yang akan berkompetisi dalam memperebutkan Piala Kapolresta Cup. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pemain potensial yang dapat berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ucap Kompol Dizha.
Lebih dari itu, Kompol Dizha menyebutkan bahwa turnamen ini bertujuan menciptakan generasi emas yang kelak mengharumkan nama Polresta Banda Aceh di berbagai kompetisi lainnya. Panitia pun memastikan seluruh pertandingan berlangsung aman, tertib, dan sukses hingga partai final.
Wujud Nyata Pengabdian Polri
Kapolresta Cup bukan sekadar ajang perebutan gelar juara. Turnamen ini menjadi wadah nyata untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kekompakan, serta menanamkan nilai fair play di setiap pertandingan.
Melalui olahraga, Polresta Banda Aceh berharap terjalin hubungan yang semakin harmonis antarpeserta dan seluruh elemen yang terlibat. Bahkan, semangat kebersamaan dan solidaritas ini pun sejalan dengan komitmen Polri untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik bagi bangsa dan negara.
Kini, seluruh perhatian tertuju pada 16 klub peserta yang siap bertarung di lapangan hijau. Siapa yang akan mengangkat trofi Piala Kapolresta Cup? Jawabannya akan terungkap pada 27 Juni 2026.















