Scroll untuk baca artikel
Aceh TamiangPemerintah

KAGAMA Serahkan 26 Huntara untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

30
×

KAGAMA Serahkan 26 Huntara untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini
KAGAMA menyerahkan 26 unit hunian sementara kepada warga Desa Sekumur, Aceh Tamiang.

PewartaAceh | ACEH TAMIANG – Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) menyerahkan 26 unit hunian sementara (huntara) kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (5/7/2026). Bantuan itu menjadi bagian dari Program KAGAMA Peduli Bencana untuk mempercepat pemulihan masyarakat.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital sekaligus Sekretaris Jenderal PP KAGAMA, Nezar Patria, memimpin penyerahan bantuan secara simbolis. Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, serta Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, turut menghadiri kegiatan tersebut.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Tamiang juga mengikuti kegiatan itu. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan sinergi dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana.

Pemerintah Aceh Perkuat Dukungan Pemulihan

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, menilai alumni Universitas Gadjah Mada telah berkontribusi dalam berbagai penanganan bencana. Karena itu, ia mengapresiasi kepedulian KAGAMA terhadap masyarakat Aceh Tamiang.

“KAGAMA telah banyak berperan dalam menanggulangi bencana. Selaku Sekda Aceh, saya berkomitmen untuk terus memberikan sumbangsih dalam membangun Aceh pasca-bencana. Hal ini juga sejalan dengan instruksi Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, untuk mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat terdampak,” kata M. Nasir, Sekretaris Daerah Aceh.

M. Nasir juga mengajak Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) dan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh. Selain itu, kedua instansi tersebut menyiapkan dukungan sesuai tugas masing-masing.

“Kami sengaja mengajak Kepala Dinas ESDM untuk membantu penanganan kelistrikan melalui penyaluran bantuan lampu solar panel, sementara Kepala BPBA fokus pada distribusi logistik bagi warga,” ujar M. Nasir.

Infrastruktur Masih Membutuhkan Perbaikan

Tim KAGAMA dan Pemerintah Aceh juga meninjau kondisi Desa Sekumur. Hasil peninjauan menunjukkan akses menuju kawasan tersebut masih membutuhkan perbaikan.

Di samping itu, sejumlah rumah warga dan fasilitas umum masih memerlukan pemulihan. Kondisi tersebut muncul setelah bencana hidrometeorologi melanda wilayah itu beberapa waktu lalu.

M. Nasir berharap kolaborasi berbagai pihak mempercepat proses pemulihan masyarakat. Dengan demikian, warga dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.

Ia juga berharap kehadiran KAGAMA dan Pemerintah Aceh memberi semangat baru bagi masyarakat. Akhirnya, proses rehabilitasi dan pemulihan di Desa Sekumur dapat berlangsung lebih cepat serta berkelanjutan.