Scroll untuk baca artikel
BireuenPemerintah

Wagub Aceh Hadiri Haul ke-4 Abu Tumin di Dayah Babussalam Bireuen

42
×

Wagub Aceh Hadiri Haul ke-4 Abu Tumin di Dayah Babussalam Bireuen

Sebarkan artikel ini
Wagub Aceh Fadhlullah menghadiri Haul ke-4 Abu Tumin di Dayah Babussalam, Bireuen, Minggu (16/8/2026).

Pewarta Aceh | BIREUEN – Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah menghadiri Haul ke-4 Tgk. H. Muhammad Amin bin Mahmud Syah atau Abu Tumin. Kegiatan berlangsung di Dayah Al Madinatuddiniyah Babussalam, Blang Bladeh, Bireuen, Minggu (16/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Fadhlullah hadir bersama istrinya, Mukarramah. Ia juga didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat dan Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Misran Fuadi.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Setibanya di lokasi, keluarga Abu Tumin menyambut rombongan Wagub Aceh. Tu Haidar dan Tu Ahmat turut menyambut Fadhlullah bersama keluarga besar almarhum.

Selain keluarga, sejumlah ulama dari berbagai daerah juga menghadiri haul tersebut. Para alumni Dayah Babussalam turut hadir untuk mengenang sosok Abu Tumin.

Ulama dan Alumni Hadiri Haul Abu Tumin

Di antara ulama yang hadir, terdapat Abi Drs. Tgk. H. M. Daud Hasbi. Ia merupakan pimpinan Dayah Terpadu Inshafuddin, Banda Aceh.

Selain itu, hadir Abu H. M. Yunus Adami atau Abu M. Yunus Palda. Ia memimpin Dayah Madinatuddiniyah Jabal Nur Paloh Lada, Aceh Utara.

Kemudian, Abu Zainuddin Bayu turut mengikuti rangkaian kegiatan. Tgk. H. Athaillah Ishak Al Amiry atau Abu Ulee Titi juga hadir dalam haul tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Fadhlullah mengikuti rangkaian haul dan doa bersama. Kegiatan itu juga mempererat silaturahmi antara pemerintah, ulama, pimpinan dayah, alumni, dan masyarakat.

Mengenang Keteladanan Abu Tumin

Menurut Fadhlullah, Abu Tumin memiliki peran penting dalam pendidikan Islam di Aceh. Karena itu, keteladanan dan pengabdian Abu Tumin perlu terus dikenang generasi muda.

Lebih dari itu, warisan seorang ulama tidak hanya berbentuk lembaga pendidikan. Ilmu, akhlak, keteladanan, dan nilai kebaikan juga menjadi warisan penting.

Dengan demikian, generasi berikutnya dapat meneruskan nilai yang telah ditanamkan para ulama. Nilai tersebut juga dapat memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat Aceh.

Pemerintah Perkuat Silaturahmi dengan Ulama

Di sisi lain, Fadhlullah berharap hubungan Pemerintah Aceh dengan ulama terus terjaga. Pemerintah juga mendorong komunikasi yang kuat dengan para pimpinan dayah.

Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk memperkuat nilai keislaman di Aceh. Pada saat yang sama, sinergi itu dapat mendukung pembinaan generasi yang berilmu dan berakhlak.

Karena itu, nilai agama dan adat perlu berjalan bersama dalam kehidupan masyarakat. Kepedulian terhadap masa depan Aceh juga perlu tumbuh sejak generasi muda.

Pada akhirnya, Haul ke-4 Abu Tumin menjadi momentum mengenang jasa almarhum. Namun, kegiatan tersebut juga mengingatkan masyarakat untuk meneruskan perjuangan ulama dalam menjaga agama dan membina umat.

Selain mengenang almarhum, kegiatan itu memperkuat kebersamaan berbagai elemen masyarakat Aceh. Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh untuk membangun Aceh yang lebih baik.