PewartaAceh | SABANG – Konsumsi ikan memegang peranan krusial dalam mendukung tumbuh kembang otak anak secara optimal. Nutrisi dan protein tinggi pada ikan sangat masyarakat butuhkan untuk membentuk generasi masa depan yang sehat, kuat, dan cerdas.
Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh, Marlina Muzakir, menyampaikan pesan tersebut saat mengunjungi SD Negeri 5 Kota Sabang pada Selasa (12/5/2026) pagi. Dalam kunjungan ini, sosok yang akrab dengan sapaan Kak Na tersebut menekankan pentingnya sinergi dalam menyukseskan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).
Komitmen Pemerintah Siapkan Generasi Berdaya Saing
Kak Na menjelaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan telah membentuk forum khusus untuk mengawal Gemarikan. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen negara dalam mempersiapkan generasi yang bebas stunting serta memiliki daya saing global.
“Selaku Ketua Forikan Aceh, saya mengimbau para orang tua agar rutin memberikan asupan ikan kepada buah hati mereka. Anak-anak Bunda juga harus gemar makan ikan supaya semakin sehat dan cerdas,” ujar istri Gubernur Aceh tersebut.
Selain itu, ia menekankan bahwa perairan Aceh sangat kaya akan komoditas perikanan yang berkualitas. Ikan-ikan lokal seperti tuna (Thunnus), sarden (Sardina pilchardus), dan kembung (Rastrelliger sp) memiliki nutrisi yang luar biasa bagi perkembangan saraf anak. Bahkan, ikan air tawar seperti lele (Clarias sp) juga mengandung protein yang sangat tinggi.
Ikan Lokal Tak Kalah Hebat dari Ikan Impor
Oleh karena itu, Kak Na mengingatkan masyarakat bahwa pemenuhan gizi anak tidak harus bergantung pada ikan impor yang mahal. Ikan lokal yang melimpah di perairan Aceh sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
“Masyarakat tidak perlu memaksakan diri membeli salmon yang harganya tinggi. Ikan kembung, tuna, dan sarden kita jauh lebih segar dan kaya nutrisi,” tambah Kak Na.
Meskipun demikian, ia memahami bahwa anak-anak terkadang cepat merasa bosan dengan menu yang monoton. Oleh sebab itu, ia menyarankan para orang tua untuk lebih kreatif dalam mengolah ikan menjadi berbagai varian makanan sehat seperti nugget, sosis, hingga bakso ikan.
Edukasi Melalui Interaksi Langsung
Dalam kunjungan tersebut, Kak Na tidak datang sendirian. Ia didampingi oleh Bunda PAUD Kota Sabang, Nuri Zulkifli, dan Wakil Bunda PAUD Kota Sabang, Erwani Meuthia. Selanjutnya, mereka membagikan paket alat tulis serta paket makanan olahan serba ikan kepada para siswa sebagai bentuk edukasi langsung.
Dengan demikian, diharapkan angka konsumsi ikan di Kota Sabang dan Aceh secara umum terus meningkat. Sinergi antara pemerintah dan orang tua menjadi kunci utama dalam mewujudkan generasi Aceh yang unggul di masa depan.















