Scroll untuk baca artikel
Jakarta

Suryadi Djamil Dukung Pemberantasan Narkoba hingga ke Pabrik

52
×

Suryadi Djamil Dukung Pemberantasan Narkoba hingga ke Pabrik

Sebarkan artikel ini
Suryadi Djamil, Ketua LSM Asoe Bumoe Atjeh, mendukung pemberantasan narkoba hingga ke jaringan pemasok dan fasilitas produksi.

Pewarta Aceh | JAKARTA – Ketua LSM Asoe Bumoe Atjeh (ABA), Suryadi Djamil, mendukung pemberantasan narkoba di Indonesia pada Rabu (21/10/2026). Ia meminta Polri membongkar jaringan pemasok, bandar, hingga fasilitas produksi narkotika ilegal. Menurutnya, langkah menyeluruh diperlukan untuk melindungi masyarakat, terutama generasi muda Aceh.

Suryadi mengapresiasi komitmen Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. dalam memerangi peredaran narkotika. Ia berharap aparat menjalankan penindakan secara konsisten dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

PENYALUR PERLENGKAPAN OUTBOUND & ADVENTURE EQUIPMENT

“Kita sangat apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto. Langkah tegas untuk membersihkan narkoba secara menyeluruh di seluruh Indonesia patut kita apresiasi. Kita berharap ada tindakan nyata dan manfaat bagi rakyat dan negara,” kata Suryadi.

Ia menilai penindakan tidak cukup hanya menyasar bandar dan pengedar di lapangan. Menurutnya, aparat juga perlu menelusuri sumber pasokan serta pihak-pihak yang mendukung operasi jaringan narkotika.

“Jangan hanya bandarnya. Mulai dari pabrik narkoba sampai jaringan di belakangnya wajib dibersihkan. Sikat habis sampai ke pabriknya, supaya Indonesia, khususnya Aceh, bersih dari yang namanya narkoba,” tegasnya.

Suryadi Minta Aceh Jadi Garda Terdepan

Suryadi mendorong Aceh mengambil peran penting dalam pemberantasan narkoba. Ia menganggap peredaran dan penyalahgunaan narkotika mengancam keselamatan generasi muda serta masa depan bangsa.

Ia juga mengajak pemerintah, kepolisian, dan masyarakat memperkuat pencegahan. Pengawasan lingkungan dan penindakan terhadap jaringan peredaran perlu berjalan beriringan.

Baca Juga: Dek Fadh Minta Daerah Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

“Indonesia darurat narkoba. Aceh harus menjadi garda terdepan bersih narkoba. Kita tidak ingin anak-anak kita hancur karena barang haram itu,” ujarnya.

Menurut Suryadi, upaya pemberantasan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Kesadaran masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan dapat membantu mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dini.

Doakan Personel Polri yang Bertugas

Suryadi turut menyampaikan doa bagi Kapolri dan seluruh anggota kepolisian yang menjaga keamanan di berbagai wilayah Indonesia. Ia secara khusus menyoroti personel yang bertugas di Aceh.

“Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan kesehatan untuk Kapolri dan seluruh jajaran polisi di Indonesia, khususnya polisi yang bertugas di Aceh. Polisi yang begadang menjaga negeri, polisi yang bertugas siang malam demi rakyat. Semoga Allah lindungi mereka,” tuturnya.

Ia berharap Polri terus menjalankan pemberantasan narkoba secara profesional dan sesuai ketentuan hukum. Baginya, pengungkapan jaringan hingga ke sumber produksi menjadi bagian penting dalam memutus rantai peredaran.

Suryadi menegaskan dukungannya terhadap langkah penegakan hukum yang konsisten. Ia berharap upaya tersebut mampu melindungi masyarakat dan memperkuat perlindungan generasi muda, khususnya di Aceh.[Zulfikar]