PewartaAceh | NAGAN RAYA – Komitmen TNI dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah perdesaan terus diwujudkan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127. Memasuki pertengahan Februari, Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 0116/Nagan Raya secara resmi memulai pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) sebagai salah satu sasaran tambahan prioritas, Minggu (15/02/2026).
Pengerjaan fisik yang berlokasi di Kabupaten Nagan Raya ini kini memasuki tahap krusial, yakni pembuatan cetakan (mal) untuk pondasi bangunan. Langkah awal ini dilakukan setelah personel TNI bersama masyarakat setempat bergotong royong membersihkan area pembangunan guna memastikan lingkungan kerja yang kondusif dan higienis.
Aspek ketelitian menjadi poin utama dalam fase ini. Anggota Satgas TMMD Ke-127 di lapangan menegaskan bahwa kekuatan bangunan sangat bergantung pada presisi pondasi yang sedang dikerjakan. Pengukuran dilakukan secara mendetail untuk menjamin konstruksi MCK dapat berdiri kokoh dan berfungsi secara optimal dalam jangka waktu yang panjang.
“Hari ini fokus kami adalah pembuatan mal pondasi. Kemarin, kami telah merampungkan pembersihan lokasi bersama warga. Pondasi ini merupakan dasar utama; jika pengukurannya presisi, maka tahap konstruksi selanjutnya akan lebih mudah dan bangunan pun menjadi lebih tahan lama,” ujar salah satu personel Satgas di lokasi.
Pembangunan MCK ini hadir sebagai solusi atas keterbatasan akses sanitasi layak yang selama ini dialami oleh sebagian warga. Dengan tersedianya fasilitas ini, diharapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di tengah masyarakat dapat meningkat, sekaligus menekan risiko penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kurang sehat.
Program TMMD Ke-127 bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pemerataan infrastruktur di pelosok negeri. Melalui sinergi ini, TNI berharap fasilitas sanitasi tersebut dapat dirawat dengan baik oleh warga sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.















