Scroll untuk baca artikel
Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H - PT Midaya Network Group dan PewartaAceh.com
HeadlineNagan RayaSosial

Perkuat Ketahanan Jalan, Satgas TMMD Ke-127 Pasang Gorong-Gorong di Jalur Ujung Blang–Pante Ara

5
×

Perkuat Ketahanan Jalan, Satgas TMMD Ke-127 Pasang Gorong-Gorong di Jalur Ujung Blang–Pante Ara

Sebarkan artikel ini
Personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya bersama warga memasang gorong-gorong di Jalan Ujung Blang–Pante Ara, Kamis (19/02/2026).

PewartaAceh | NAGAN RAYA – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok. Pada Kamis (19/2/2026), personel Satgas bersama warga setempat melaksanakan pemasangan gorong-gorong di jalur penghubung antara Desa Ujung Blang dan Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya.

Pemasangan gorong-gorong ini merupakan salah satu sasaran fisik krusial dalam proyek pembukaan jalan baru tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan sistem drainase berfungsi optimal, sehingga badan jalan yang tengah dibangun memiliki daya tahan tinggi terhadap gerusan air, terutama saat curah hujan meningkat di wilayah tersebut.

 PT Midaya Network Group Distributor Air Minum Kemasan Resmi

Perwira Koordinator Umum Kegiatan TMMD Ke-127, Kapten Inf Amrin, menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan di lapangan, pihak TNI mengerahkan alat berat guna mempercepat proses peletakan struktur beton gorong-gorong. Sinergi antara personel TNI dan partisipasi aktif masyarakat setempat menjadi kunci kelancaran pengerjaan ini.

“Selain fokus pada pembukaan jalan dan pembangunan jembatan, pemasangan gorong-gorong menjadi prioritas kami. Hari ini, tim di lapangan bersama warga memfokuskan pengerjaan pada titik-titik rawan genangan di jalur Ujung Blang menuju Pante Ara,” ujar Kapten Inf Amrin pada Kamis (19/2/2026).

Ia menambahkan bahwa fungsi utama dari drainase ini adalah untuk mengatur sirkulasi air agar tidak meluap ke permukaan jalan. Dengan sistem aliran air yang terintegrasi, risiko kerusakan aspal atau tanah akibat rendaman air hujan dapat diminimalisir secara signifikan.

Kegiatan ini diharapkan dapat segera tuntas tepat waktu agar aksesibilitas antardesa semakin mudah. Pembangunan infrastruktur jalan yang dilengkapi dengan sistem drainase yang baik diharapkan mampu mendongkrak roda perekonomian masyarakat serta memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan dalam jangka panjang.