PewartaAceh|Banda Aceh — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Aceh diminta untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kerja-kerja sosial yang langsung dirasakan rakyat.
Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir, saat memberikan sambutan pada Rapat Kerja (Raker) TP PKK Aceh Tahun 2026 di Aula Kantor TP PKK Aceh, Senin (19/1/2026).
Perempuan yang akrab disapa Kak Na itu menegaskan bahwa seluruh pengurus harus menjaga kekompakan dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK, karena seluruh program tersebut bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Seluruh anggota TP PKK Aceh harus kompak. Sepuluh Program Pokok PKK sangat dekat dengan kehidupan masyarakat, sehingga kita harus menjalankannya dengan semangat kerja bakti untuk rakyat,” ujar Kak Na.
Pada tahun 2026, TP PKK Aceh telah menyiapkan sejumlah program sosial. Di antaranya renovasi rumah dhuafa, pembagian kaki palsu bagi masyarakat penyandang disabilitas, serta program pencegahan thalasemia.
“Insya Allah, tahun ini kita menargetkan renovasi 10 rumah warga dhuafa. Selain itu, kita juga akan melaksanakan program pembagian kaki palsu,” lanjutnya.
Dalam pelaksanaan renovasi rumah dhuafa, TP PKK Aceh akan bekerja sama dengan Baitul Mal Aceh agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran. Selain itu, sejumlah program sosial lain juga akan terus diperkuat.
Untuk menyukseskan seluruh agenda tersebut, TP PKK Aceh yang terdiri atas empat Kelompok Kerja (Pokja) diminta bekerja optimal sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing.
“Masing-masing Pokja harus memahami tupoksi dengan baik. Koordinasi itu penting, tetapi tidak boleh terjadi tumpang tindih agar kerja-kerja lebih terarah,” pesan Kak Na.
Di akhir sambutannya, Kak Na menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota atas dedikasi yang telah diberikan selama ini.
“Terima kasih atas kehadiran dan kerja keras seluruh pengurus. Mari terus jaga kekompakan agar niat baik kita dimudahkan oleh Allah,” tuturnya.
Senada dengan itu, Staf Ahli TP PKK Aceh, Mukarramah Fadhlullah, juga mengingatkan pentingnya kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi, terlebih setelah Aceh menghadapi berbagai bencana pada akhir tahun lalu.
“Kita telah diuji dengan bencana. Semoga ini menjadi pengingat bahwa kekompakan adalah kunci, baik dalam menghadapi bencana maupun dalam menjalankan organisasi,” ujarnya.
Rapat kerja tersebut turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh, Malahayati M. Nasir, serta jajaran pengurus TP PKK Aceh lainnya







































