PewartaAceh | NAGAN RAYA – Balai Bahasa Provinsi Aceh (BBPA) melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif bagi pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Nagan Raya. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni sosialisasi pada 29 April 2026 dan pelaksanaan UKBI pada 30 April 2026, bertempat di Aula SMP Negeri 1 Seunagan.
Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas unsur Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru Bahasa Indonesia, serta operator dari 16 SMP di Kabupaten Nagan Raya. Pelaksanaan kegiatan turut difasilitasi oleh Kepala SMP Negeri 1 Seunagan, Misnan, S.Pd., M.Si.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagan Raya, Zulkifli, S.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penguatan literasi merupakan fondasi penting dalam peningkatan mutu pendidikan. Ia juga menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan UKBI Adaptif sebagai instrumen pemetaan kemampuan berbahasa Indonesia bagi guru dan siswa.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh, Muhammad Irsan, S.S., M.Hum., menyampaikan bahwa penguatan bahasa Indonesia merupakan bagian dari Trigatra Bangun Bahasa. Ia menekankan bahwa UKBI Adaptif tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur, tetapi juga sebagai sarana pembinaan untuk meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia secara berkelanjutan.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ini juga diisi dengan penandatanganan komitmen pelaksanaan UKBI secara simbolis oleh Kepala SMP Negeri 1 Seunagan yang mewakili 16 SMP di Kabupaten Nagan Raya.
UKBI Adaptif merupakan instrumen uji kemahiran berbahasa Indonesia berbasis teknologi dengan sistem soal yang menyesuaikan kemampuan peserta. Pendekatan ini menghasilkan pemetaan yang lebih akurat, baik secara individu maupun satuan pendidikan. Hasilnya dapat dimanfaatkan untuk melihat tingkat literasi sekaligus meningkatkan kualitas penggunaan bahasa Indonesia.
Selain itu, UKBI juga mendorong sikap bangga, maju, dan mahir berbahasa Indonesia serta telah dimanfaatkan di berbagai instansi, termasuk sebagai persyaratan beasiswa dan pemetaan kompetensi aparatur. Melalui kegiatan ini, BBPA mendorong komitmen bersama untuk mengimplementasikan UKBI Adaptif secara berkelanjutan di Kabupaten Nagan Raya.
Mari tingkatkan literasi, kuatkan bahasa Indonesia, dan wujudkan generasi yang cakap berbahasa!




















