Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Citizen JournalismNasionalNewsPendidikan

Efisiensi Energi dan Kesadaran Lingkungan pada Hunian Kos Mahasiswa di Kawasan Sukabirus, Bandung

0
×

Efisiensi Energi dan Kesadaran Lingkungan pada Hunian Kos Mahasiswa di Kawasan Sukabirus, Bandung

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PewartaAceh|Artikel, — Efisiensi Energi dan Kesadaran Lingkungan pada Hunian Kos Mahasiswa di Kawasan Sukabirus, Bandung

ABSTRAK

Example 300x600

Pemanasan global merupakan isu lingkungan yang semakin krusial akibat peningkatan emisi gas rumah kaca dari aktivitas manusia, termasuk konsumsi energi listrik pada sektor rumah tangga.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penggunaan energi listrik, penggunaan air, serta pengelolaan sampah pada hunian kos mahasiswa di kawasan Sukabirus, Bandung.

Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam terhadap penghuni kos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan energi listrik masih belum efisien, ditandai dengan penggunaan air conditioner (AC) secara berlebihan serta kebiasaan membiarkan perangkat listrik tetap menyala.

Selain itu, penggunaan air dan pengelolaan sampah juga belum optimal. Dalam perspektif keadilan sosial, perilaku tersebut mencerminkan kurangnya tanggung jawab dalam pemanfaatan sumber daya. Penelitian ini mengusulkan solusi berupa edukasi berbasis video yang diintegrasikan dalam SOP hunian kos sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan.

Kata kunci: efisiensi energi, hunian kos, pemanasan global, kesadaran lingkungan, keberlanjutan

Pendahuluan

Pemanasan global merupakan fenomena peningkatan suhu rata-rata bumi yang disebabkan oleh akumulasi gas rumah kaca di atmosfer.

Berdasarkan laporan Intergovernmental Panel on Climate Change, suhu global telah meningkat sekitar 1,1°C dibandingkan era pra-industri (IPCC, 2021). Kondisi ini sebagian besar dipicu oleh aktivitas manusia, terutama dalam penggunaan energi berbasis fosil.

Di Indonesia, sektor rumah tangga menjadi salah satu penyumbang konsumsi energi listrik terbesar. Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menunjukkan bahwa sektor rumah tangga menyumbang sekitar 40% dari total konsumsi listrik nasional (ESDM, 2022). Hal ini menunjukkan bahwa perilaku konsumsi energi di tingkat individu memiliki kontribusi signifikan terhadap permasalahan lingkungan.

Fenomena tersebut juga terjadi pada skala lokal, seperti di kawasan Sukabirus, Bandung, khususnya di Jalan H. Umar yang merupakan daerah padat hunian kos mahasiswa. Tingginya aktivitas penghuni menyebabkan meningkatnya konsumsi energi listrik, penggunaan air, serta produksi sampah. Namun, kesadaran terhadap efisiensi energi dan pengelolaan lingkungan masih tergolong rendah.

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola perilaku penghuni kos dalam penggunaan energi dan sumber daya, serta menganalisisnya dalam perspektif keadilan sosial guna menemukan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan.

Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.

1. Observasi Lapangan

Dilakukan pada beberapa hunian kos di kawasan Sukabirus, khususnya di Jalan H. Umar, untuk mengamati penggunaan energi listrik, air, serta pengelolaan sampah.

2 . Wawancara Mendalam

Wawancara dilakukan kepada penghuni kos menggunakan panduan pertanyaan terkait:

• Frekuensi penggunaan AC

• Kebiasaan penggunaan listrik

• Pola penggunaan air

• Kesadaran lingkungan

• Sistem pengelolaan sampah

Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi pola perilaku dan permasalahan utama.

Hasil dan Pembahasan

1. Konsumsi Energi Listrik

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan energi listrik di hunian kos masih belum efisien. Penggunaan AC menjadi faktor dominan dengan konsumsi sekitar 700–900 watt per jam. Jika digunakan selama 10 jam per hari, konsumsi listrik mencapai 7–9 kWh per hari per kamar.

Pada bangunan dengan 20 kamar, konsumsi dapat mencapai 140–180 kWh per hari.

Selain itu, kebiasaan membiarkan perangkat listrik dalam kondisi standby turut menyumbang pemborosan energi sebesar 5–10% (IEA, 2020).

2. Penggunaan Air

Penggunaan air oleh penghuni kos berkisar antara 100–150 liter per orang per hari. Tanpa adanya kesadaran penghematan, penggunaan ini berpotensi meningkat dan menyebabkan pemborosan sumber daya air.

3. Pengelolaan Sampah

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Indonesia menghasilkan sekitar 68 juta ton sampah per tahun (KLHK, 2023). Namun, di tingkat hunian kos, pemilahan sampah masih belum dilakukan secara optimal, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan beban lingkungan.

4. Analisis Perspektif Keadilan Sosial

Dalam perspektif Sila ke-5 Pancasila, perilaku konsumsi energi yang berlebihan mencerminkan ketidakadilan dalam pemanfaatan sumber daya. Energi dan air merupakan sumber daya terbatas yang penggunaannya harus mempertimbangkan kepentingan bersama.

Mahasiswa sebagai kelompok terdidik memiliki potensi besar sebagai agen perubahan. Namun, hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan implementasi dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang mampu mengubah perilaku secara berkelanjutan.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan energi listrik, air, serta pengelolaan sampah di hunian kos kawasan Sukabirus masih belum efisien dan berkelanjutan. Permasalahan ini dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran penghuni serta belum adanya sistem yang mendukung perilaku ramah lingkungan.

Sebagai rekomendasi, diperlukan penerapan edukasi berbasis video yang diintegrasikan dalam SOP pratinggal bagi penghuni kos. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif dan mendorong perubahan perilaku.

Selain itu, evaluasi efektivitas program dapat dilakukan melalui perbandingan konsumsi energi sebelum dan sesudah intervensi. Penelitian lanjutan juga diperlukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari program edukasi tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

Intergovernmental Panel on Climate Change. (2021). Climate Change 2021: The Physical Science Basis. Cambridge University Press.

International Energy Agency. (2020). Energy Efficiency 2020.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2022). Statistik Ketenagalistrikan Indonesia.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2023). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional.

World Bank. (2018). What a Waste 2.0: A Global Snapshot of Solid Waste Management.

United Nations Environment Programme. (2019). Global Environment Outlook 6.

Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik Lingkungan Hidup Indonesia.

OECD. (2021). Household Energy Consumption and Environmental Impact.

Asian Development Bank. (2020). Indonesia Energy Sector Assessment.

United Nations. (2015). Transforming Our World: The 2030 Agenda for Sustainable Development.

Gillingham, K., Newell, R. G., & Palmer, K. (2009). Energy efficiency economics and policy. Annual Review of Resource Economics, 1(1), 597–620.

Allcott, H. (2011). Social norms and energy conservation. Journal of Public Economics, 95(9–10), 1082–1095.

Dibuat oleh:

1. Najla Savaira Putri Wandasari      104012500435

2. Sharleen Amanda Wijaya 104012500217

3. Azril Kaffa Husaeni 104012500166

4. Al Farel Ghazali 104012500409

4. Fazriani Azahra 104012500135

5. Ramadhan Eka Abdul Gani 104012500474

6. Roihan Dzakwan Rafadani 104012500228

7. Faris Daniswara 104012500364

8. Azwa Aditya Pratama 104012500427

9. Aqila Putri 104012530001

10. Pelangi Cahya Rahmadhani 104012500337

11. Sherine Regina Moulidya 104012530089

12. Ayudhia Novianty 104012500445

13. Nagita Sasi Kirana 104012500029

14. Fathia Azzahra 104012530085

15. Nabila Falabiba 104012500020

16. Kania Aprilia Zelda

17. Bagus Ryfanda

18. Keanu Sulthan

19. Muhammad Fakhri Ahzami 104012500139

20. Muhammad Raihan Ajrullah 104012530019

21. Rafael Setya Adi Nugroho 104012500429

22. Dhiaul Al-Baihaqi

Example 300250
Example 120x600
Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250