PewartaAceh | BANDA ACEH – Warga Gampong Punge Jurong, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, digegerkan dengan penemuan sesosok janin di bantaran sungai Krueng Doy pada Kamis (30/4) pagi. Janin yang diperkirakan berusia enam bulan tersebut ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dengan terbungkus kain putih.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol. Andi Kirana, melalui Kapolsek Meuraxa, AKP Catur Yudha Trisna, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, penemuan bermula saat petugas kebersihan sedang melakukan aktivitas rutin di aliran sungai sekitar pukul 08.30 WIB.
“Petugas kebersihan yang sedang menyisir aliran Krueng Doy menemukan sebuah bungkusan terbalut kain putih di pinggir bantaran sungai,” ungkap AKP Yudha saat memberikan keterangan kepada media.
Kronologi Penemuan
Bungkusan misterius tersebut awalnya diangkat oleh petugas menggunakan penggaruk rumput dan dimasukkan ke dalam keranjang sampah mobil operasional Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Keindahan (DLHK3) Kota Banda Aceh.
Kecurigaan muncul ketika mobil operasional berhenti di sekitar Warkop Jomblo, sekitar 50 meter dari lokasi awal. Petugas melihat adanya bercak darah yang merembes pada kain pembungkus tersebut.
“Karena penasaran, petugas membuka bungkusan itu dan menemukan plastik putih yang di dalamnya terdapat janin manusia. Temuan ini langsung dilaporkan kepada perangkat gampong dan diteruskan ke pihak Polsek Meuraxa,” jelas Kapolsek.
Olah TKP dan Penyelidikan Lanjut
Merespons laporan tersebut, personel Polresta Banda Aceh bersama Polsek Meuraxa segera mengamankan lokasi kejadian. Tim Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh diturunkan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti petunjuk.
Saat ini, janin tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin Banda Aceh untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Pihak kepolisian menegaskan akan melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap pelaku di balik pembuangan janin tersebut. “Kami bekerja sama dengan warga setempat untuk menelusuri kejadian ini dan berkomitmen mengungkap siapa oknum yang bertanggung jawab,” pungkas AKP Yudha.





















