PewartaAceh | LANGSA – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, resmi melantik kepengurusan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Langsa periode 2026-2030. Prosesi pelantikan yang berlangsung di Aula Pendopo Walikota Langsa pada Minggu (10/5) tersebut menjadi momentum penguatan budaya hidup sehat di tengah tantangan era digital.
Dalam arahannya, M. Nasir menyoroti fenomena pola hidup sedentari atau kurang gerak yang kian marak akibat gaya hidup digital yang serba cepat. Ia menegaskan bahwa olahraga rekreasi kini bukan sekadar pengisi waktu luang, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
“KORMI harus menjadi lokomotif dalam mengampanyekan budaya hidup sehat dan bugar. Olahraga tidak harus selalu tentang prestasi di podium, tetapi bagaimana masyarakat kita gemar bergerak dan merasa bahagia,” ujar M. Nasir di hadapan para pengurus dan tamu undangan.
Target ini bukan tanpa alasan. Merujuk pada data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2023 dari Kemenkes RI, hanya 32,8 persen masyarakat Indonesia yang rutin berolahraga minimal 30 menit setiap hari. Kondisi ini menunjukkan bahwa mayoritas penduduk, yakni sekitar 67,2 persen, masih menjalani gaya hidup kurang aktif yang berisiko bagi kesehatan jangka panjang.
Selain isu kesehatan fisik, Sekda Aceh juga menitipkan pesan pelestarian nilai budaya. Ia berharap KORMI Kota Langsa mampu berkolaborasi dengan Pemerintah Kota maupun Provinsi untuk mengembangkan olahraga tradisional Aceh. Langkah ini dinilai strategis agar warisan budaya tetap eksis dan relevan bagi generasi muda, khususnya Generasi Z dan Alpha.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Langsa atas dukungan penuh terhadap kemajuan olahraga masyarakat. Sinergi ini adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan tangguh,” pungkasnya.





















