Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlinePemerintah

Perkuat Sinergi Antar-Daerah, Aceh dan Jawa Tengah Targetkan Transaksi Ekonomi Rp1,065 Triliun

0
×

Perkuat Sinergi Antar-Daerah, Aceh dan Jawa Tengah Targetkan Transaksi Ekonomi Rp1,065 Triliun

Sebarkan artikel ini
MOMENTUM STRATEGIS: Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (kanan), bersalaman dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi (kiri), usai penandatanganan perjanjian kerja sama di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Banda Aceh (23/4). Kerja sama lintas sektor ini menargetkan nilai transaksi ekonomi sebesar Rp1,065 triliun.
Example 468x60

PewartaAceh | BANDA ACEH – Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, menerima kunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol. (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, Kamis (23/4/2026). Pertemuan tingkat tinggi ini menandai penguatan sinergi strategis antara kedua provinsi di berbagai sektor krusial.

Dalam pertemuan tersebut, Mualem didampingi oleh Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, serta Asisten I Bidang Pemerintahan, Keistimewaan, dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Syakir, M.Si. Kunjungan ini berfokus pada penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) guna mengakselerasi pembangunan daerah yang saling menguntungkan.

Example 300x600

Fokus pada Empat Sektor Prioritas

Melalui kesepakatan tersebut, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi pada empat bidang utama, yakni:

  1. Industri dan Perdagangan: Optimalisasi distribusi produk unggulan daerah.

  2. Penanaman Modal dan PTSP: Sinkronisasi pelayanan terpadu satu pintu untuk menarik investor.

  3. Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM): Pertukaran keahlian dan pelatihan tenaga kerja.

  4. Ketahanan Pangan: Stabilitas pasokan pangan antar-wilayah.

Kerja sama ini diproyeksikan mampu mencatatkan nilai transaksi hingga Rp1,065 triliun, yang diharapkan menjadi stimulus signifikan bagi pertumbuhan ekonomi kedua daerah.

Strategi Membangun Kemandirian Fiskal

Mualem menegaskan bahwa kerja sama antar-daerah merupakan langkah taktis untuk memaksimalkan potensi Aceh di bidang pertanian, kelautan, dan pariwisata berbasis budaya.

“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya mempererat hubungan diplomasi, tetapi melahirkan langkah konkret yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat Aceh dan Jawa Tengah, serta berkontribusi pada pembangunan nasional,” tutur Mualem dalam sambutannya.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya konsep collaborative government atau pemerintahan kolaboratif. Menurutnya, kolaborasi adalah kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi global saat ini.

“Potensi kemandirian fiskal dapat menjadi kekuatan utama jika daerah-daerah saling melengkapi. Dengan sinergi ini, manfaat pembangunan benar-benar dirasakan secara langsung oleh masyarakat di akar rumput,” jelas Ahmad Luthfi.

Fondasi Kemajuan Masa Depan

Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen kedua pemimpin daerah untuk terus memantau hasil dari perjanjian yang telah ditandatangani. Sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada sektor perdagangan saja, namun meluas ke bidang strategis lainnya di masa mendatang demi menciptakan fondasi kemajuan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.

Example 300250
Example 120x600
Example 468x60
Example 728x250