PewartaAceh | BANDA ACEH – Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr. Nurlis Effendi, membantah keras pencatutan nama Gubernur Aceh di media sosial. Ia menegaskan bahwa narasi mengenai dukungan Gubernur H. Muzakir Manaf (Mualem) terhadap demonstran adalah hoaks.
Kabar bohong tersebut mengeklaim Mualem meminta pemerintah pusat membekukan aturan tertentu. Namun, Nurlis memastikan pernyataan itu tidak pernah keluar dari pihak pemerintah. “Informasi tersebut sepenuhnya hoaks dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Nurlis di Banda Aceh, Rabu (6/5/2026).
Selain itu, Nurlis menilai penyebaran informasi palsu ini sangat berbahaya. Hal ini karena konten tersebut menyesatkan masyarakat dan memicu kesalahpahaman publik. Oleh karena itu, ia meminta warga Aceh lebih waspada saat menerima informasi.
Masyarakat sebaiknya menghindari sumber berita dari akun anonim atau akun bodong. Sebaliknya, publik harus merujuk pada kanal resmi Pemerintah Aceh atau media massa kredibel. “Jangan mudah percaya pada sumber yang tidak jelas,” tambahnya.
Pemerintah Aceh tetap mendukung kebebasan berpendapat. Namun, Nurlis menekankan bahwa informasi publik haruslah akurat dan benar. Sebagai penutup, ia mengajak masyarakat melakukan verifikasi konten sebelum membagikannya kembali ke media sosial.




















