PewartaAceh | BARCELONA – Raksasa teknologi global, Xiaomi, resmi memperkenalkan mahakarya otomotif terbarunya, Xiaomi Vision Gran Turismo, dalam perhelatan Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol. Kehadiran hypercar konsep ini menjadi penanda ambisius Xiaomi dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) ke dalam sektor kendaraan listrik berperforma tinggi.
Dirancang khusus untuk ekosistem gim balap legendaris Gran Turismo 7, kendaraan futuristik ini berfungsi sebagai etalase teknologi masa depan. Xiaomi berupaya menggabungkan estetika desain aerodinamis dengan performa ekstrem yang sepenuhnya berbasis elektrik.
“Vision Gran Turismo adalah representasi visi jangka panjang kami. Ini bukan sekadar tentang kecepatan, melainkan tentang menciptakan pengalaman berkendara yang imersif dan cerdas melalui ekosistem yang saling terhubung,” tulis manajemen Xiaomi dalam keterangan resminya, Senin (27/4).
Integrasi AI dan Desain Aerodinamis Ekstrem
Xiaomi Vision Gran Turismo mengusung filosofi desain teardrop yang radikal guna meminimalkan hambatan udara secara signifikan. Berbeda dengan mobil performa tinggi konvensional, kendaraan ini menanggalkan penggunaan spoiler besar dan beralih ke sistem pengaturan aliran udara aktif yang canggih untuk menjaga stabilitas pada kecepatan tinggi.
Sisi interior tidak kalah revolusioner dengan konsep “Sofa Racer”. Kabin ini menggunakan kursi ergonomis berbahan rajutan 3D yang menyatu dengan struktur kendaraan. Keunggulan utamanya terletak pada sistem AI yang mampu memantau kondisi pengemudi dan secara otomatis menyesuaikan atmosfer kabin—mulai dari respons kemudi hingga skema pencahayaan interior.
Performa Elektrik Tanpa Kompromi
Dari sisi teknis, hypercar listrik ini diklaim mampu menyentuh kecepatan puncak hingga 349 kilometer per jam. Meskipun saat ini masih berstatus sebagai mobil konsep, spesifikasi tersebut menunjukkan kesiapan teknologi powertrain listrik generasi berikutnya yang tengah dikembangkan oleh Xiaomi.
Langkah ini juga mempertegas posisi Xiaomi sebagai pemain serius di industri otomotif global. Setelah sukses dengan lini kendaraan listrik produksi massal sebelumnya, perusahaan kini mulai mengincar segmen performa tinggi untuk memperkuat posisi merek dalam ekosistem teknologi yang terintegrasi penuh.
Peluncuran ini membuktikan bahwa Xiaomi tidak lagi hanya dikenal sebagai produsen perangkat pintar, melainkan pionir mobilitas masa depan yang mampu menyandingkan kecanggihan digital dengan kekuatan mekanis.























