PewartaAceh |ACEH TAMIANG – Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Infanteri 111/Karma Bhakti berlangsung di Markas Komando Yonif 111/Karma Bhakti, Aceh Tamiang, Selasa (21/4/2026). Jabatan tersebut resmi diserahterimakan dari Doni Prasetyo kepada Arlin Juniaman Zai.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Brigade Infanteri 25/Siwah di bawah naungan Kodam Iskandar Muda, dan berlangsung dengan khidmat serta penuh semangat kebersamaan. Acara dihadiri oleh para perwira, prajurit, serta Persit Kartika Chandra Kirana.
Bagian dari Pembinaan dan Penyegaran Organisasi
Dalam amanatnya, Komandan Brigif 25/Siwah menegaskan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI Angkatan Darat dalam rangka pembinaan personel dan penyegaran kepemimpinan.
Menurutnya, rotasi jabatan bertujuan meningkatkan profesionalisme, memperkuat soliditas satuan, serta menjaga kesiapan operasional prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.
Apresiasi Pejabat Lama
Pejabat lama, Letkol Inf Doni Prasetyo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit atas loyalitas dan dedikasi selama masa kepemimpinannya. Ia berharap Yonif 111/Karma Bhakti terus berkembang menjadi satuan yang semakin solid dan berprestasi.
Komitmen Danyonif Baru
Sementara itu, Komandan Batalyon yang baru, Letkol Inf Arlin Juniaman Zai, S.Sos., menegaskan komitmennya untuk membawa Yonif 111/Karma Bhakti menjadi satuan tempur yang profesional, tangguh, dan adaptif.
Ia menyatakan akan fokus pada peningkatan disiplin prajurit, kemampuan taktis, serta penguatan jiwa korsa guna mendukung kesiapan operasional satuan. Selain itu, Arlin juga menegaskan dukungannya terhadap program pemerintah, termasuk keterlibatan dalam upaya pemulihan bencana di wilayah Aceh Tamiang.
Perkuat Peran dalam Menjaga Kedaulatan
Dengan kepemimpinan yang baru, Yonif 111/Karma Bhakti diharapkan mampu meningkatkan kinerja dan kesiapan dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus berkontribusi aktif dalam membantu masyarakat, khususnya di wilayah Aceh.




















