PewartaAceh | ACEH UTARA – Masyarakat Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas pembangunan Jembatan Bailey yang kini menjadi urat nadi transportasi warga. Ungkapan syukur tersebut didokumentasikan melalui video testimoni yang diproduksi oleh Tim Video Kreatif Mabes Polri bersama Humas Polres Lhokseumawe, Kamis (6/3/2026).
Kegiatan pengambilan video yang berlangsung di Desa Sawang–Lhok Cut ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh warga hingga para pelajar yang kini kembali dapat mengakses jalur pendidikan dengan mudah.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., menyatakan bahwa dokumentasi ini merupakan representasi nyata dari manfaat kehadiran Polri di tengah bencana. Sebelumnya, jembatan permanen di wilayah tersebut terputus total akibat terjangan banjir bandang pada November 2025 lalu.
“Pembuatan video testimoni ini adalah sarana bagi masyarakat Kecamatan Sawang untuk menyampaikan rasa terima kasih secara langsung kepada Polri. Pembangunan Jembatan Bailey ini telah berhasil memulihkan mobilitas dan aktivitas ekonomi warga yang sempat lumpuh,” ujar Kombes Pol. Joko Krisdiyanto.
Polri menempatkan pembangunan infrastruktur darurat ini di dua titik strategis di Kecamatan Sawang, yakni di Desa Sawang–Lhok Cut dan Desa Riseh Tunong. Kehadiran jembatan ini menjadi solusi cepat dalam mengatasi isolasi antar-desa serta memastikan kegiatan sosial masyarakat kembali normal.
Proses pengambilan video yang berakhir pada pukul 14.00 WIB tersebut berjalan lancar dengan pendampingan dari personel Polsek Sawang dan personel BKO Brimob. Kehadiran jembatan ini tidak hanya memperbaiki akses fisik, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat di wilayah Aceh Utara.

































