PewartaAceh|Meulaboh – T Haris Fadilah, S.I.Kom resmi menjabat sebagai Kepala Radio Republik Indonesia (RRI) Meulaboh. Pergantian pimpinan tersebut telah dilaksanakan melalui serah terima jabatan di Jakarta beberapa waktu lalu. Sementara itu, pejabat sebelumnya, Wenny Zulianti, kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Stasiun Penyiaran (Kepsta) RRI Lhokseumawe.
Dalam acara pisah sambut yang digelar di Meulaboh, Selasa (3/1/2026), Wenny Zulianti menyampaikan apresiasi dan kesan mendalam selama bertugas di Kabupaten Aceh Barat. Ia menilai Aceh Barat sebagai daerah yang terbuka dan ramah, sehingga memudahkan terjalinnya kolaborasi antara RRI dan pemerintah daerah.
Wenny mengungkapkan, sejak mulai bertugas pada 16 Februari 2024, dirinya merasakan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat serta masyarakat Meulaboh. Menurutnya, keterbukaan tersebut membuat berbagai program siaran dan kerja sama dapat terlaksana dengan baik.
“Saya selalu siap hadir dalam setiap kegiatan pemerintah daerah. Kolaborasi yang terjalin selama ini sangat baik,” ujar Wenny.
Ia juga menyebut Aceh Barat sebagai tanah para tokoh besar, seperti Teuku Umar dan Pocut Baren, yang menjadi sumber inspirasi selama masa kepemimpinannya. Nilai-nilai perjuangan tokoh tersebut turut diangkat dalam penguatan konten dan jati diri siaran RRI Meulaboh.
Sementara itu, Kepala RRI Meulaboh yang baru, T Haris Fadilah, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan memperkuat berbagai capaian yang telah dirintis sebelumnya. Ia menilai Wenny Zulianti sebagai sosok berpengalaman di dunia jurnalistik dan penyiaran nasional.
“Beliau bukan orang biasa. Pengalamannya sangat besar dan apa yang telah dibangun di RRI Meulaboh menjadi fondasi yang kuat,” ujar T Haris.
Sebagai putra Aceh, T Haris menegaskan pentingnya menjunjung kearifan lokal dalam setiap kebijakan dan program siaran ke depan. Ia juga menekankan prinsip dasar jurnalistik yang harus dijaga insan pers, serta meminta dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.
“Ada empat tugas utama yang akan saya jalankan, yakni menjaga kepercayaan publik, mendorong transformasi, menjadikan RRI relevan dan berdampak, serta menginspirasi nilai-nilai keindonesiaan,” jelasnya.
T Haris turut menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Wenny Zulianti di tempat yang baru, seraya menegaskan komitmennya untuk melanjutkan seluruh program positif yang telah berjalan.
Acara pisah sambut tersebut turut dihadiri Kepala RRI Banda Aceh sekaligus Ketua Korwil 17 Aceh Muhsin Zein, Kepala RRI Takengon Anik Hasanah, serta sejumlah pejabat dan mitra kerja. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat diwakili Asisten III Setdakab Aceh Barat Ir Safrizal, didampingi Wakapolres Aceh Barat Kompol Hari Purnomo, para mitra kerja sama, serta pengisi acara siaran RRI.
Mewakili Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., Ir Safrizal menyampaikan terima kasih kepada Kepala RRI Meulaboh sebelumnya dan menyambut baik kehadiran pimpinan baru.
Menurutnya, RRI memiliki peran strategis sebagai penyeimbang arus informasi di tengah derasnya perkembangan media sosial dan informasi digital. Selama ini, RRI dinilai konsisten menghadirkan pemberitaan yang menyejukkan dan informatif bagi masyarakat.
“Kami percaya, dengan kemampuan yang dimiliki, RRI Meulaboh akan semakin inovatif dan semakin dekat dengan masyarakat,” pungkas Safrizal. 〈Zulfikar〉

































